This article has been translated from English to Indonesian.

Sebagian besar trader mengandalkan analisis teknis, yang berfokus pada grafik harga dan indikator, atau analisis fundamental, yang menganalisis data makroekonomi dan berita.

Analisis on-chain menawarkan pendekatan yang berbeda.

Meskipun saya pribadi suka memakai rantai sebagai aksesori fesyen dan "menganalisis" rantai tersebut di cermin, analisis rantai semacam ini tidak ada hubungannya dengan koleksi perhiasan saya!

Toshi Welcome

Bitcoin beroperasi pada buku besar publik terdesentralisasi yang dikenal sebagai blockchain, yang mencatat setiap transaksi yang pernah dilakukan dengan mata uang kripto. Catatan data yang transparan dan tidak dapat diubah ini memungkinkan siapa saja untuk melacak dan menganalisis pergerakan bitcoin yang sebenarnya di seluruh jaringan Bitcoin.

Dengan mempelajari data ini, Anda dapat mengungkap wawasan tentang tren pasar, sentimen investor, dan aktivitas jaringan yang tidak terlihat melalui metode tradisional.

Proses menganalisis data blockchain untuk mengekstrak informasi yang bermakna disebut analisis on-chain.

🧠 Apa Itu Analisis On-Chain?

Analisis on-chain ( juga disebut analisis blockchain) adalah praktik memeriksa data blockchain untuk memahami perilaku peserta dalam jaringan mata uang kripto.

Ini memungkinkan Anda melihat apa yang terjadi secara real-time dengan melacak:

  • Transaksi (uang yang berpindah antara dompet)
  • Saldo dompet (jumlah cryptocurrency yang dimiliki orang)
  • Aktivitas jaringan (seberapa sibuknya blockchain)

Ini membantu Anda memahami apa yang sebenarnya dilakukan oleh investor lain … bukanhanya apa yang mereka katakan!

Bayangkan analisis on-chain sebagai seorang detektif: Anda melihat "buku besar publik" (blockchain) untuk melihat bagaimana BTC berpindah antar dompet, seberapa aktif pengguna, dan apakah investor besar (sering disebut "paus") sedang membeli atau menjual.

Detective Toshi

Pada intinya, analisis on-chain melibatkan pemeriksaan data blockchain untuk memahami aktivitas dalam jaringan mata uang kripto.

Transparansi iniunik untuk mata uang kripto dan menawarkan tingkat wawasan yang tidak tersedia dalam keuangan tradisional (TradFi)!

Analisis on-chain mempelajari transaksi kripto yang sebenarnya untuk menunjukkan apa yang sedang dilakukan orang saat ini di blockchain: ke mana uang bergerak, siapa yang memegang, dan bagaimana jaringan digunakan. Trader dan investor menggunakan wawasan ini untuk membuat keputusan trading kripto yang lebih baik.

📊 Apa Itu Metrik On-Chain?

Metrik on-chain adalah titik data kuantitatif yang diperoleh dari aktivitas blockchain.

Metrik ini membantu mengukur aktivitas, sentimen, dan tren di dalam jaringan Bitcoin. Contohnya termasuk jumlah alamat aktif, volume transaksi, distribusi pasokan, dan hash rate.

Metrik on-chain berharga karena bersifat faktual dan dapat diverifikasi; siapa pun dapat mengakses data ini menggunakan blockchain explorer atau platform analitik.

Metrik ini memberikan pendekatan berbasis data untuk memahami pasar kripto.

🎛️ Perbedaan dengan Analisis Pasar Tradisional

Seperti yang disebutkan sebelumnya, analisis on-chain seperti menjadi seorang detektif yang memeriksa data blockchain untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan mata uang kripto.

Alih-alih hanya melihat pergerakan harga, Anda melihat transaksi aktual, alamat, dan aktivitas langsung dari blockchain itu sendiri.

Analisis pasar tradisional berfokus pada aset seperti saham, komoditas, dan mata uang fiat. Analisis ini mengandalkan dua metode utama:

  • Analisis Teknis: Mempelajari grafik harga, pola, dan volume perdagangan.
  • Analisis Fundamental: Mengevaluasi kinerja perusahaan, laba, tren makroekonomi, dan berita.

Analisis on-chain berbeda karena:

  • Menggunakan data blockchain: Anda menganalisis transaksi aktual yang terjadi di jaringan.
  • Transparan: Siapa pun dapat memverifikasi data karena blockchain bersifat publik.
  • Unik untuk kripto: Metrik ini tidak ada untuk investasi tradisional seperti saham.

✨Mengapa Analisis On-Chain Bisa Berharga

Analisis on-chain memberikan wawasan yang tidak dapat Anda peroleh hanya dari grafik harga:

  1. Kesehatan jaringan: Anda dapat melihat berapa banyak orang yang sebenarnya menggunakan jaringan.
  2. Pergerakan harga dan siklus: Pola kenaikan dan penurunan harga Bitcoin, sering dipengaruhi oleh peristiwa seperti persetujuan ETF, perubahan regulasi, atau pergeseran makroekonomi.
  3. Volume perdagangan dan likuiditas: Perubahan dalam jumlah bitcoin yang diperdagangkan dapat menandakan peningkatan minat investor atau kehati-hatian.
  4. Perilaku investor: Pantau berapa lama orang menyimpan koin mereka atau apakah investor besar ("whales") sedang membeli atau menjual.
  5. Adopsi dan partisipasi: Tren dalam jumlah alamat aktif, jumlah transaksi, atau keterlibatan institusi dapat mengindikasikan minat yang meningkat atau menurun dalam ekosistem.
  6. Sentimen pasar: Analisis aliran transaksi dan aktivitas on-chain dapat membantu mengidentifikasi apakah investor optimis (bullish) atau pesimistis (bearish) tentang masa depan Bitcoin.
  7. Distribusi kepemilikan: Pahami siapa yang memiliki cryptocurrency dan seberapa terkonsentrasi kepemilikannya.
  8. Tanda peringatan dini: Mengidentifikasi potensi masalah sebelum memengaruhi harga.

Seperti yang Anda lihat, analisis on-chain memberikan visibilitas unik kepada pedagang kripto tentang aktivitas jaringan dan transaksi secara real time, sedangkan analisis pasar tradisional sering kali terbatas pada pergerakan harga dan data yang dilaporkan oleh lembaga pemerintah atau perusahaan swasta.

Transparansi dan detail data on-chain menciptakan peluang baru (dan tantangan) untuk memahami dan memprediksi perilaku pasar yang tidak ada dalam keuangan tradisional.

Yang membuat analisis on-chain istimewa adalah beberapa metrik dapat menandakan pergerakan harga yang akan datang sebelum perubahan harga terjadi.

🔑 Metrik On-Chain Dasar untuk Bitcoin

Berikut adalah beberapa metrik on-chain dasar yang akan Anda temui:

Kapitalisasi Pasar: Nilai total semua Bitcoin yang beredar, mencerminkan ukuran pasar secara keseluruhan.

BTC Market Cap

Kapitalisasi Terrealisasi: Menghitung nilai Bitcoin hanya berdasarkan koin yang benar-benar telah berpindah, sehingga memberikan penilaian pasar yang lebih realistis daripada kapitalisasi pasar tradisional.

Bitcoin Realized Cap

Harga yang Direalisasikan: Harga rata-ratayang dibayar orang saat terakhir kali membeli atau memindahkan bitcoin mereka. Anggap saja ini sebagai harga yang biasanya dibayar oleh pemilik bitcoin untuk koin mereka.

Bitcoin Realized Price

Alamat Aktif: Jumlah alamat dompet unik yang mengirim atau menerima BTC dalam periode tertentu. Ini menunjukkan berapa banyak orang yang secara aktif menggunakan jaringan.

BTC Active Addresses

Alamat yang Menyimpan > X BTC per Tahun: Melacak pertumbuhan tahunan pemegang Bitcoin di tiga kelompok: alamat yang menyimpan setidaknya 0,01 BTC (pemegang kecil), setidaknya 0,1 BTC (pemegang menengah), dan setidaknya 1 BTC (pemegang besar).

BM Pro - Addresses Holding X BTC

Volume Transaksi: Jumlah total semua transaksi Bitcoin selama jangka waktu tertentu. Volume yang tinggi menunjukkan aktivitas dan minat jaringan yang kuat.

BTC Transaction Count

Hash Rate: Mengukur total daya komputasi yang mengamankan jaringan Bitcoin. Hash rate yang lebih tinggi berarti keamanan dan kepercayaan yang lebih tinggi terhadap jaringan.

BTC Hash Rate

Aliran Pertukaran: Melacak jumlah Bitcoin yang masuk atau keluar dari bursa. Aliran masuk yang besar dapat menandakan tekanan jual, sementara aliran keluar mungkin menunjukkan akumulasi.

BTC Exchange Flows

🛠️ Alat untuk Analisis On-Chain

Anda tidak perlu menjadi ahli teknis untuk mulai menggunakan analisis on-chain. Banyak alat yang ramah pengguna telah muncul yang menyajikan data ini dalam dasbor yang mudah dipahami, sehingga bahkan pemula pun dapat mengakses wawasan yang kuat yang sebelumnya hanya tersedia untuk pedagang tingkat lanjut.

Beberapa platform menawarkan alat dan dashboard untuk analisis on-chain:

  • Glassnode: Menyediakan data dan metrik on-chain yang komprehensif.
  • CryptoQuant: Menyediakan data real-time tentang aliran bursa, aktivitas penambang, dan lainnya.
  • Santiment: Menggabungkan informasi on-chain, media sosial, dan pengembangan untuk analisis.
  • Nansen: Menawarkan antarmuka yang ramah pengguna yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan wawasan dari data blockchain tanpa perlu menulis kode.

⛓️Apa Selanjutnya dalam Perjalanan On-Chain Anda

Banyak metrik on-chain tersedia karena data blockchain kaya dan mudah diakses, tetapi tidak semua metrik memberikan wawasan yang berarti.

Beberapa metrik tidak memiliki signifikansi statistik atau korelasi historis dengan perilaku pasar, sementara yang lain mungkin terlalu berisik atau mudah dimanipulasi. Metrik on-chain yang paling berharga biasanya menunjukkan hubungan konsisten dengan pergerakan harga, kesehatan jaringan, atau perilaku pengguna seiring waktu.

Tantangan bagi trader kripto baru adalah membedakan antara metrik yang menawarkan daya prediksi nyata dan metrik yang hanya terlihat menarik tetapi tidak memiliki kegunaan praktis.

Dalam pelajaran berikut, kita akan menjelajahi metrik on-chain yang lebih berguna, seperti SOPR, NUPL, dan aliran bursa, yang memberi Anda alat untuk mengidentifikasi titik terendah, tertinggi, dan segala sesuatu di antaranya.

Metrik ini, bila digunakan bersama-sama, memberikan pandangan multidimensi tentang aktivitas blockchain Bitcoin yang dapat meningkatkan kemampuan analisis pasar Anda secara signifikan.