This article has been translated from English to Indonesian.

Parlemen Eropa adalah badan pembuat undang-undang Uni Eropa.

Parlemen ini dipilih secara langsung oleh pemilih Uni Eropa setiap lima tahun sekali.

Parlemen Eropa adalah badan Uni Eropa yang dipilih secara langsung dan memiliki tanggung jawab legislatif, pengawasan, dan anggaran.

Parlemen Eropa terdiri dari 705 anggota Parlemen Eropa ( MEP ) yang dipilih di 27 negara anggota Uni Eropa yang diperluas.

European Parliament

Apa yang dilakukan Parlemen Eropa?

Parlemen memiliki 3 peran utama:

Legislatif

  • Mengesahkan undang-undang UE bersama Dewan UE berdasarkan usulan Komisi Eropa
  • Menentukan perjanjian internasional
  • Menentukan perluasan UE
  • Meninjau program kerja Komisi dan meminta Komisi untuk mengusulkan undang-undang

Pengawasan

  • Pengawasan demokratis terhadap semua lembaga UE
  • Memilih Presiden Komisi dan menyetujui Komisi sebagai sebuah badan. Kemungkinan untuk memberikan mosi tidak percaya, yang mewajibkan Komisi untuk mengundurkan diri
  • Memberikan pembebasan tanggung jawab, yaitu menyetujui cara pengeluaran anggaran UE
  • Meninjau petisi warga dan membentuk penyel idikan
  • Membahas kebijakan moneter dengan Bank Sentral Eropa
  • Menanyakan Komisi dan Dewan
  • Pengamatan pemilihan

Anggaran

  • Menetapkan anggaran UE bersama Dewan
  • Menyetujui anggaran jangka panjang UE, "Kerangka Keuangan Multitahun"

Bagaimana struktur Parlemen Eropa?

Jumlah anggota Parlemen Eropa (MEP) dari setiap negara kira-kira proporsional dengan populasi negaranya, tetapi ini dilakukan dengan proporsi degresif: tidak ada negara yang dapat memiliki kurang dari 6 atau lebih dari 96 MEP, dan jumlah total tidak boleh melebihi 705 (704 ditambah Presiden).

Anggota Parlemen Eropa dikelompokkan berdasarkan afiliasi politik, bukan berdasarkan kewarganegaraan.

Presiden mewakili Parlemen di hadapan lembaga-lembaga UE lainnya dan dunia luar, serta memberikan persetujuan akhir atas anggaran UE.

Berapa banyak kursi yang diperoleh setiap negara di Parlemen Eropa?

Pembagian kursi di Parlemen Eropa telah diubah setelah penarikan diri Inggris dari UE. The distribution of Parliament seats

Mulai 1 Februari 2020, Parlemen Eropa memiliki 705 kursi dibandingkan dengan 751 (jumlah maksimum yang diizinkan berdasarkan perjanjian UE) sebelum penarikan diri Inggris dari UE pada 31 Januari 2020.

Dua puluh tujuh dari 73 kursi Inggris telah dialokasikan kembali ke negara-negara lain, sementara 46 kursi sisanya akan disimpan sebagai cadangan untuk perluasan di masa depan.

Sesuai dengan undang-undang pemilu tahun 1976, negara-negara UE harus memberitahukan nama-nama anggota parlemen kepada Parlemen Eropa sebelum mandat mereka dapat dimulai secara resmi.

Bagaimana Parlemen Eropa bekerja?

Kerja Parlemen terdiri dari dua tahap utama:

  1. Komite untuk menyiapkan undang-undang.
    Parlemen memiliki 20 komite dan dua subkomite, yang masing-masing menangani bidang kebijakan tertentu. Komite-komite ini memeriksa proposal undang-undang, dan anggota Parlemen Eropa serta kelompok politik dapat mengajukan amandemen atau mengusulkan penolakan terhadap suatu RUU. Masalah-masalah ini juga diperdebatkan dalam kelompok-kelompok politik.
  2. Sidang pleno mengesahkan legislasi.
    Ini adalah saat semua anggota Parlemen Eropa berkumpul di ruang sidang untuk memberikan suara akhir atas undang-undang yang diusulkan dan amandemen yang diajukan. Biasanya diadakan di Strasbourg selama empat hari dalam sebulan, tetapi terkadang ada sidang tambahan di Brussel.