This article has been translated from English to Indonesian.

Harapan (expectancy) merupakan konsep penting dalam dunia trading, karena membantu trader menentukan potensi keuntungan dari suatu strategi trading seiring berjalannya waktu.

Dengan menghitung expectancy, trader dapat mengevaluasi efektivitas strategi mereka dan membuat keputusan yang terinformasi apakah akan melanjutkan atau menyesuaikan pendekatan mereka.

Mari kita jelajahi konsep expectancy, pentingnya dalam trading, dan cara menghitungnya.

Apa itu Ekspektasi?

Expectancy, dalam konteks trading, adalah ukuran statistik yang memperkirakan jumlah rata-rata yang dapat diharapkan oleh seorang trader untuk menang atau kalah per transaksi berdasarkan kinerja historisnya.

Ukuran ini memperhitungkan baik tingkat kemenangan (persentase transaksi yang menguntungkan) maupun rasio risiko-imbalan (rata-rata keuntungan dari transaksi yang menguntungkan dibandingkan dengan rata-rata kerugian dari transaksi yang merugikan).

Mengapa Ekspektasi Penting?

  • Evaluasi strategi trading: Expectancy membantu trader mengevaluasi efektivitas strategi trading mereka dengan mengukur kinerjanya secara kuantitatif. Expectancy positif menunjukkan bahwa strategi tersebut menguntungkan dalam jangka panjang, sementara expectancy negatif menyarankan bahwa strategi tersebut kemungkinan akan menghasilkan kerugian seiring waktu.
  • Pengambilan keputusan yang terinformasi: Dengan memahami expectancy dari strategi trading mereka, trader dapat membuat keputusan yang terinformasi apakah akan terus menggunakan pendekatan tertentu, menyesuaikannya, atau menjelajahi strategi alternatif.
  • Mengelola emosi: Expectancy dapat membantu trader mengelola emosi mereka dengan memberikan dasar statistik untuk keputusan trading mereka. Mengetahui bahwa suatu strategi memiliki expectancy positif dapat menanamkan kepercayaan pada trader, memungkinkan mereka untuk trading secara lebih objektif dan dengan gangguan emosional yang lebih sedikit.
  • Pengelolaan risiko: Menghitung ekspektasi juga dapat membantu dalam pengelolaan risiko, karena memungkinkan trader untuk menetapkan ukuran posisi yang sesuai berdasarkan kinerja trading dan toleransi risiko mereka.

Cara Menghitung Ekspektasi

Untuk menghitung expectancy, Anda perlu mengetahui hal-hal berikut:

  • Tingkat kemenangan: Persentase transaksi yang menghasilkan keuntungan.
  • Rata-rata keuntungan: Keuntungan rata-rata dari transaksi yang menang.
  • Rata-rata kerugian: Rata-rata kerugian dari transaksi yang merugi.

Expectancy dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

Expectancy = (Tingkat kemenangan x Rata-rata keuntungan) - ((1 - Tingkat kemenangan) x Rata-rata kerugian)

Misalnya, seorang trader memiliki tingkat kemenangan 60%, keuntungan rata-rata AED 100, dan kerugian rata-rata AED 50.

Menggunakan rumus di atas, expectancy mereka akan menjadi:

Expectancy = (0,6 x $100) - ((1 - 0,6) x $50) Expectancy = $60 - $20 Expectancy = $40

Ini berarti, rata-rata, trader dapat mengharapkan keuntungan sebesar $40 per transaksi seiring waktu.

Mengapa Ekspektasi Positif Penting

Anda mungkin pernah mendengar dua nasihat trading yang bertentangan:

  1. “Anda tidak akan bangkrut dengan mengambil keuntungan!”
  2. “Potong kerugian Anda dan biarkan keuntungan Anda berjalan!”

Jadi mana yang benar?

Mengambil keuntungan dengan cepat bisa berhasil… asalkan kerugian tidak terlalu besar

Membiarkan keuntungan berjalan bisa berhasil… selama tingkat kemenangan tetap tinggi.

Semua bermuara pada memiliki ekspektasi positif!

Cara Meningkatkan Ekspektasi Anda

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan trader untuk meningkatkan ekspektasi mereka:

  1. Meningkatkan tingkat kemenangan: Dengan menyempurnakan strategi trading dan kriteria masuk dan keluar, trader dapat berusaha meningkatkan tingkat kemenangan, sehingga meningkatkan ekspektasi.
  2. Meningkatkan rasio risiko-imbalan: Trader juga dapat fokus pada peningkatan rata-rata keuntungan dari transaksi yang menang atau meminimalkan rata-rata kerugian dari transaksi yang kalah. Hal ini dapat dicapai melalui teknik manajemen risiko yang lebih baik, seperti menetapkan level stop-loss dan take-profit yang sesuai.
  3. Diversifikasi: Diversifikasi strategi dan instrumen trading dapat membantu meningkatkan ekspektasi secara keseluruhan dengan menyebar risiko di berbagai pasar dan mengurangi dampak dari transaksi yang merugi secara individu.