This article has been translated from English to Indonesian.

Apa yang dimaksud dengan "Margin Level"?

Level Margin adalah nilai persentase (%) berdasarkan jumlah Ekuitas dibandingkan dengan Margin yang digunakan.

Level Margin memungkinkan Anda mengetahui berapa banyak dana Anda yang tersedia untuk trade baru.

Semakin tinggi Level Margin, semakin banyak Margin Bebas yang Anda miliki untuk diperdagangkan.

Semakin rendah Level Margin, semakin sedikit Margin Bebas yang tersedia untuk diperdagangkan, yang dapat mengakibatkan hal yang sangat buruk... seperti Margin Call atau Stop Out (yang akan dibahas nanti).

Cara Menghitung Level Margin

Berikut adalah cara menghitung Level Margin::

Level Margin = (Ekuitas / Margin yang digunakan) x 100%

Platform trading Anda akan secara otomatis menghitung dan menampilkan Level Margin Anda.

Jika Anda tidak memiliki trade yang terbuka, Level Margin Anda akan menjadi NOL.

Level Margin sangat penting. Broker forex menggunakan level margin untuk menentukan apakah Anda dapat membuka posisi tambahan.

Setiap broker menetapkan batas Level Margin yang berbeda, tetapi sebagian besar broker menetapkan batas ini pada 100%.

Ini berarti bahwa ketika Ekuitas Anda sama dengan atau kurang dari Margin yang digunakan, Anda TIDAK dapat membuka posisi baru.

Jika Anda ingin membuka posisi baru, Anda harus menutup posisi yang ada terlebih dahulu.

Contoh #1: Buka posisi long USD/JPY dengan 1 lot mini

Katakanlah Anda memiliki saldo akun sebesar $1.000.

Account Balance

Langkah 1: Hitung Margin yang Dibutuhkan

Anda ingin mengambil posisi long USD/JPY dan ingin membuka posisi 1 lot mini (10.000 unit). Persyaratan Margin adalah 4%.

Berapa margin (Margin Wajib) yang Anda perlukan untuk membuka posisi tersebut?

Karena USD adalah mata uang dasar, maka mini lot ini adalah 10.000 dolar, yang berarti Nilai Nominal posisi tersebut adalah $10.000.

Margin yang Dibutuhkan = Nilai Nominal x Persyaratan Margin $400 = $10.000 x .04

Dengan asumsi akun trading Anda dalam mata uang USD, karena Persyaratan Margin adalah 4%, maka Margin yang dibutuhkan adalah $400.

Required Margin Example

Langkah 2: Hitung Margin yang Digunakan

Selain trade yang baru saja kita masuki, tidak ada trade lain yang terbuka.

Karena kita hanya memiliki satu posisi terbuka, Margin Terpakai akan sama dengan Margin yang Dibutuhkan.

Used Margin Example

Langkah 3: Menghitung Ekuitas

Anggaplah harga bergerak sedikit menguntungkan Anda dan posisi Anda sekarang diperdagangkan pada titik impas.

Ini berarti Floating P/L Anda adalah $0.

Mari kita hitung Ekuitas:

Ekuitas = Saldo Akun + Keuntungan Mengambang (atau Kerugian) $1.000 = $1.000 + $0

Ekuitas di akun Anda sekarang adalah $1.000.

Equity with Breakeven Floating P/L

Langkah 4: Menghitung Level Margin

Setelah mengetahui Ekuitas, sekarang kita bisa menghitung Level Margin:

Level Margin = (Ekuitas / Margin yang digunakan) x 100% 250% = ($1.000 / $400) x 100%

Level Margin adalah 250%.Margin Level

Jika Level Margin 100% atau kurang dari itu, sebagian besar platform trading tidak mengizinkan Anda membuka trade baru.No More Trades

Dalam contoh ini, karena Level Margin Anda saat ini adalah 250%, jauh di atas 100%, Anda masih bisa membuka trade baru.

Bayangkan Level Margin sebagai lampu lalu lintas.Green Light Selama Level Margin di atas 100%, maka akun Anda memiliki "lampu hijau" untuk terus membuka trade baru.

Rangkuman

Dalam pelajaran ini, kita telah mempelajari hal-hal berikut:

  • Margin Level adalah rasio antara Ekuitas dan Margin yang digunakan. Hal ini dinyatakan sebagai persentase (%).
  • Contohnya, jika Ekuitas Anda $5.000 dan Margin Terpakai $1.000, maka Level Margin adalah 500%.

Dalam pelajaran sebelumnya, kita telah mempelajari:

Mari kita lanjutkan dan pelajari tentang konsep Level Margin Call.