This article has been translated from English to Indonesian.
Apa yang dimaksud dengan "Margin Call Level" atau "Margin Call"?
Dalam trading forex, Level Margin Call adalah ketika Level Margin telah mencapai level atau ambang batas tertentu.
Ketikaambang batas ini tercapai, Anda berada dalam bahaya KEMUNGKINAN sebagian atau seluruh posisi Anda ditutup secara paksa (atau "dilikuidasi").
Level Margin adalah "metrik" dan "Level Margin Call" adalah "nilai" spesifikdari metrik (yang merupakan Level Margin).
Ya, ini canggung. Tapi jangan salahkan kami, bukan kami yang menamai hal-hal ini.
Misalnya, beberapa broker forex memiliki Tingkat Margin Call 100%.

Dalam contoh spesifik di atas, jika Level Margin di akun Anda turun ke 100% atau lebih rendah,"Margin Call" akan terjadi.
Belum terbiasa dengan konsep Level Margin? Baca pelajaran kami, Apa itu Margin Level?
Apa yang dimaksud dengan Margin Call?
Margin Call adalah ketika broker Anda memberi tahu Anda bahwa Level Margin Anda turun di bawah level minimum yang disyaratkan ("Level Margin Call ").
Dahulu, pemberitahuan ini berupa panggilan telepon, namun saat ini, pemberitahuan ini biasanya berupa email atau pesan teks.
Terlepas dari bagaimana Anda diberitahu, perasaan Anda tidak menyenangkan.
Margin Call terjadi ketika kerugian mengambang Anda lebih besar dari Margin yang digunakan.
Ini berarti Ekuitas Anda lebih kecil dari Margin yang digunakan (karena kerugian mengambang mengurangi Ekuitas Anda).
"Level Margin Call" vs. "Margin Call"
Trader cenderung bingung antara Level Margin Call dan Margin Call.
- "Level Margin Call"adalah ambang batas yang ditetapkan oleh broker Anda yang akan memicu "Margin Call". Ini adalah nilai persentase (%) tertentu dari Level Margin. Misalnya, ketika Level Margin 100%.
- "Margin Call" adalah sebuah peristiwa. Ketika Margin Call terjadi, broker Anda mengambil suatu tindakan. Biasanya, tindakan yang dilakukan adalah "mengirimkan notifikasi". Peristiwa ini hanya terjadi ketika Level Margin turun di bawah nilai tertentu. Nilai ini adalah "Level Margin Call".
Pikirkan tentang air mendidih.

Agar air mendidih secara normal, suhunya harus mencapai 100° C.
- Margin Level setara dengan suhu. Suhu dapat bervariasi dan dapat berupa angka apa pun seperti 0° C, 47° C, 89° C, dll.
- Level Margin Call setara dengan 100° C, yang merupakan suhu tertentu.
- Margin Call setara dengan air mendidih, peristiwa ketika cairan berubah menjadi uap.
Contoh: Level Margin Call pada 100%
Katakanlah broker forex Anda memiliki Level Margin Call sebesar 100%.
Ini berarti platform trading Anda akan mengirimkan notifikasi peringatan jika Level Margin Anda mencapai 100%.
Level Margin Call = Level Margin @ 100%
Selain menerima notifikasi, trading Anda juga akan terpengaruh.
Jika Level Margin akun Anda mencapai 100%, Anda TIDAK dapat membuka posisi baru, Anda hanya dapat menutup posisi yang ada.
Level Margin Call 100% berarti Ekuitas Anda sama dengan atau lebih rendah dari Margin yang digunakan.
Hal ini terjadi karena Anda memiliki posisi terbuka yang kerugian mengambangnya terus BERTAMBAH.
Katakanlah Anda memiliki akun $1.000 dan Anda membuka posisi EUR/USD dengan 1 lot mini (10.000 unit) dengan Margin Wajib $200.
Karena Anda hanya memiliki satu posisi terbuka, Margin yang digunakan juga akan menjadi $200 (sama dengan Margin yang Dibutuhkan).

Pada titik ini, Anda masih payah dalam trading, sehingga dengan segera, trading Anda mulai merugi.
Ini adalah kerugian besar. (Anda benar-benar payah dalam trading).
Anda sekarang turun 800 pip .
Dengan harga $1/pip, ini berarti Anda mengalami floating loss sebesar $800!
Ini berarti Ekuitas Anda sekarang $200.
Ekuitas = Saldo + Floating P/L $200 = $1000 - $800
Level Margin Anda sekarang 100%.
Level Margin = (Ekuitas / Margin yang digunakan) x 100% 100% = ($200 / $200) x 100%
Setelah Margin Level mencapai 100%, Anda TIDAK akan dapat membuka posisi baru kecuali:
- Pasar berbalik arah dan menguntungkan Anda.
- Ekuitas Anda menjadi lebih besar dari Margin yang digunakan
Jika #1 tidak terjadi, #2 hanya mungkin terjadi jika Anda:
- Menyetor lebih banyak dana ke akun Anda.
- Menutup posisi yang ada.
Akun tidak akan dapat membuka posisi baru hingga Level Margin meningkat ke level di atas 100%.
Apa yang terjadi jika trade Anda terus merugi?
Jika ini terjadi, setelah Level Margin Anda turun lebih jauh ke level spesifik LAINNYA, maka broker akan dipaksa untuk menutup posisi Anda.
Level spesifik lainnya dikenal sebagai Level Stop Out dan bervariasi di setiap broker.
Jika peristiwa Margin Call diibaratkan seperti air yang mendidih, maka peristiwa Stop Out diibaratkan seperti terbakar oleh air yang mendidih!
Sekarang mari kita bahas apa itu Stop Out Level secara lebih rinci.


