This article has been translated from English to Indonesian.
Mari kita telusuri konsep harga "bid" dan "ask" lebih jauh.
Pelajaran ini menjelaskan apa itu harga bid dan ask dan memberikan contoh untuk membantu trader baru memahami signifikansinya saat memasuki dan keluar dari perdagangan.
Siap untuk terjun? Ayo mulai!
Bayangkan Anda sedang berada di pasar petani yang ramai, mengincar sekeranjang stroberi segar.

Anda bertanya kepada penjual, "Berapa harga buah ini?" Penjual menjawab, "Lima dolar."
Anda merenung sejenak dan berkata, "Bagaimana kalau empat dolar?" Penjual tersenyum dan menggelengkan kepalanya, tetap pada harganya.
Selamat, Anda baru saja mengalami esensi dari menawar dan meminta harga!
Dalam dunia perdagangan, harga yang ditawarkan penjual adalah "permintaan", danpenawaran balik dari Anda adalah "penawaran".
Sama seperti di pasar petani, memahami konsep ini dapat membuat Anda menjadi pedagang yang cerdas.
Apa yang dimaksud dengan bid dan ask?
Kutipan forex terdiri dari dua sisi, yaitu bid dan ask:
EUR/USD = 1.10252/1.10264
Dalam contoh di atas:
- Harga penawaran adalah 1.10252
- Harga ask adalah 1.10264
Arti dari Bid dan Ask
Bila Anda merasa istilah-istilah ini membingungkan, perlu diingat bahwa istilah bid dan ask berasal dari sudut pandang broker forex, bukan dari sudut pandang Anda.
- Saat Anda membeli, Anda akan membayar sesuai dengan yang diminta broker.
- Saat Anda menjual, Anda harus menerima apa yang ditawar broker.
Dari sudut pandang broker, ketika Anda adalah calon pembeli, broker akan meminta sedikit lebih banyak daripada yang mungkin bersedia ditawar jika Anda menjual.
Pada penawaran harga di atas, karena Anda tertarik untuk membeli EUR (mata uang dasar), Anda akan membayar ask, "harga yang diminta" dari broker, yaitu 1.10264
Jika Anda menjual, Anda akan membayar bid atau "menerima tawaran broker", yaitu 1.10252.
Agar tidak terlalu membingungkan bagi para trader, sebagian besar broker forex menampilkan "Jual"alih-alih"Tawaran" dan "Beli"alih-alih "Permintaan" di platform trading mereka.

Spread
Selisih antara bid dan ask disebut spread.
Spread adalah cara broker menghasilkan uang.
Apa pun pasar yang Anda perdagangkan, baik forex, saham, atau kripto, Anda akan selalu melihat spread pada harga.
Contoh Harga Bid dan Ask
Bayangkan Anda membeli dan menjual iPhone bekas. Anda adalah seorang dealer iPhone bekas.
Seorang pelanggan potensial, Kim, mengirim pesan kepada Anda dan ingin menjual iPhone-nya.
Anda memberikan penawaran harga TAWARAN kepadanya. Ini adalah harga yang Anda inginkan untuk membeli iPhone-nya.

Setelah iPhone terjual dengan harga penawaran, Anda sekarang mendaftarkan iPhone tersebut untuk dijual di Facebook.
Pelanggan lain, Kanye, mendatangi Anda untuk membeli iPhone Anda.
Kali ini, Anda mengutip harga TAWAR. Harga yang Anda minta untuk menjual iPhone tersebut.

Dalam skenario di atas, jelas terlihat bahwa untuk mendapatkan keuntungan, harga ASK Anda harus lebih tinggi dari harga BID Anda.
Selisih yang Anda hasilkan dalam transaksi ini adalah SPREAD.
Ini adalah keuntungan yang Anda peroleh, sebagai dealer iPhone, dari transaksi tersebut.
Sekarang mari kita tambahkan beberapa angka pada contoh tersebut.
Kim ingin menjual iPhone-nya. Harga penawaran Anda adalah $1.000.

Kim menjual iPhone tersebut kepada Anda. Dia menerima harga penawaran Anda.
Anda segera menjual iPhone ini secara online dan memberikan penawaran harga $1.500

Kanye ingin membeli iPhone tersebut. Dia menerima harga yang Anda tawarkan.
Ringkasnya, Anda membeli iPhone tersebut seharga $1.000 dan menjualnya seharga $1.500.
$1.000 adalah harga penawaran Anda dan $1.500 adalah harga permintaan Anda.
Selisih antara keduanya adalah $500, yang merupakan spread.

Ini adalah spread yang Anda hasilkan sebagai dealer.
Berikut ini contoh daftar kuotasi harga untuk platform trading forex aktual yang menunjukkan harga bid dan ask untuk pasangan mata uang yang berbeda:

Berikut adalah contoh harga bid dan ask yang ditampilkan untuk pasangan mata uang tertentu.

SaatAnda membuat trade dengan broker forex ritel, Anda disebut sebagai "pengambil harga".
Anda tidak membeli dan menjual dari trader lain seperti yang Anda lakukan di bursa saham atau kripto.
Anda membeli dari atau menjual ke dealer.
Dealer mendapat untung dengan menambahkan spread, atau markup ke kuotasi mereka.
Broker forex Anda beroperasi sangat mirip dengan dealer iPhone dari contoh di atas.
Inilah sebabnya mengapa broker forex sebenarnya bukan "pialang". Mereka adalah dealer, sebuah topik yang dibahas dalam pelajaran kami tentangmemilih broker forex.
Untuk saat ini, ketahuilah bahwa setiap kali Anda "menekan bid" (menjual pada harga penawaran) atau "mengangkat offer" (membeli pada harga permintaan), Anda membayar spread ke broker forex Anda.