This article has been translated from English to Indonesian.

Indeks VVIX, atau "VIX dari VIX", adalah ukuran volatilitas yang diharapkan dari Indeks Volatilitas CBOE (VIX) itu sendiri.

VIX, yang sering disebut sebagai "indeks ketakutan," mengukur ekspektasi pasar terhadap volatilitas masa depan berdasarkan opsi saham S&P 500.

Pada dasarnya, VVIX mengukur volatilitas dari volatilitas, memberikan investor dan trader wawasan tambahan tentang ekspektasi pasar terhadap fluktuasi di masa depan.

Mari kita jelajahi apa itu VVIX, perhitungannya, aplikasinya, dan keterbatasannya.

Memahami VVIX

VVIX dirancang untuk mencerminkan ekspektasi pasar terhadap volatilitas 30 hari ke depan dari VIX.

VVIX dihitung berdasarkan harga opsi VIX, yang merupakan opsi atas indeks VIX itu sendiri.

VVIX memberikan lapisan informasi tambahan bagi investor dengan menunjukkan seberapa besar pasar memperkirakan VIX akan berubah dalam 30 hari ke depan.

  • Nilai VVIX yang tinggi menunjukkan bahwa pasar mengharapkan fluktuasi signifikan pada VIX.
  • Nilai VVIX yang rendah menunjukkan bahwa pasar mengharapkan VIX tetap relatif stabil.

Dengan memantau VVIX, para trader dapat memperoleh wawasan tentang ekspektasi pasar terhadap volatilitas di masa depan dan menyesuaikan portofolio mereka sesuai dengan itu.

Bagaimana VVIX Dihitung?

Perhitungan VVIX didasarkan pada metodologi yang sama dengan VIX, menggunakan harga opsi VIX.

Rumus tersebut menghitung rata-rata tertimbang dari volatilitas tersirat opsi VIX dengan harga strike dan tanggal kadaluwarsa yang berbeda.

Nilai yang dihasilkan mewakili ekspektasi pasar terhadap volatilitas VIX dalam 30 hari ke depan.

Memahami Tingkat VVIX

Untuk menggunakan VVIX secara efektif dalam strategi perdagangan, penting untuk memahami arti dari berbagai tingkat VVIX.

Secara umum, tingkat VVIX di atas 110 dianggap tinggi, menunjukkan ekspektasi yang meningkat terhadap volatilitas VIX di masa depan.

Sebaliknya, tingkat VVIX di bawah 80 dianggap rendah, menunjukkan bahwa pasar mengantisipasi pergerakan VIX yang relatif stabil.

Penting untuk diingat bahwa VVIX sendiri dapat sangat volatil dan dapat berubah dengan cepat menanggapi kondisi pasar.

Oleh karena itu, trader disarankan untuk menggunakan VVIX bersama dengan indikator pasar lain dan tujuan trading mereka untuk mengambil keputusan yang terinformasi dengan baik.

Aplikasi VVIX

  1. Sentimen Pasar: VVIX dapat memberikan wawasan tentang sentimen pasar terkait volatilitas di masa depan. Peningkatan VVIX mungkin menandakan ketidakpastian yang meningkat dan potensi gejolak pasar, sementara penurunan VVIX dapat menunjukkan ekspektasi volatilitas yang lebih rendah dan lingkungan pasar yang lebih stabil.
  2. Strategi Hedging: Investor dan trader dapat menggunakan VVIX untuk mengembangkan strategi hedging guna melindungi portofolio mereka dari lonjakan volatilitas yang tiba-tiba. Misalnya, investor dapat menggunakan opsi atau futures VIX untuk melindungi diri dari kenaikan volatilitas pasar yang mendadak.
  3. Kesempatan Perdagangan: VVIX dapat menawarkan kesempatan perdagangan bagi investor yang ingin berspekulasi tentang perubahan volatilitas pasar. Dengan memperdagangkan opsi atau futures VIX, investor dapat berpotensi mendapatkan keuntungan dari perubahan VVIX.
  4. Alat Diversifikasi: VVIX dapat berfungsi sebagai alat tambahan bagi investor yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka. Dengan memantau VVIX, investor dapat mengidentifikasi periode ketika korelasi antara kelas aset yang berbeda mungkin meningkat akibat volatilitas pasar yang meningkat. Informasi ini dapat membantu mereka membuat keputusan strategis untuk mendiversifikasi portofolio mereka dengan lebih baik dan mengurangi risiko.
  5. Penentuan Waktu Pasar: VVIX dapat memberikan informasi berharga bagi investor yang ingin menentukan waktu masuk dan keluar pasar. Misalnya, kenaikan VVIX mungkin menandakan saat yang tepat untuk mengurangi paparan risiko, sementara penurunan VVIX mungkin menandakan peluang untuk meningkatkan paparan terhadap aset berisiko. Namun, penting untuk diingat bahwa penentuan waktu pasar adalah hal yang menantang, dan mengandalkan VVIX secara eksklusif untuk keputusan semacam itu dapat berisiko.

Batasan VVIX

  • Kompleksitas: Perhitungan VVIX didasarkan pada rumus yang kompleks
  • yang mungkin sulit dipahami sepenuhnya oleh beberapa investor. Kompleksitas ini dapat menyulitkan investor untuk menggunakan VVIX secara efektif dalam strategi investasi mereka.
  • Riwayat Terbatas: VVIX memiliki riwayat yang relatif singkat dibandingkan dengan indeks keuangan lainnya, diluncurkan pada tahun 2007. Data historis yang terbatas ini dapat membatasi kemampuan investor untuk menganalisis tren jangka panjang dan membuat keputusan yang terinformasi berdasarkan VVIX.
  • Tidak Dapat Diinvestasikan Langsung: VVIX adalah indeks, sehingga tidak dapat diinvestasikan secara langsung. Investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap VVIX harus melakukannya melalui opsi atau kontrak berjangka VIX, yang dapat memperkenalkan risiko dan biaya tambahan.

Perbedaan antara VVIX dan VIX

Perbedaan antara VIX (Indeks Volatilitas CBOE) dan VVIX (Indeks VVIX CBOE) dapat signifikan bagi investor dan trader karena dapat menandakan perubahan potensial dalam sentimen pasar, persepsi risiko, dan pergerakan harga di masa depan.

Setiap kali VVIX menyimpang dari VIX, hal ini biasanya mendahului lonjakan volatilitas (biasanya ini berarti saham AS turun tajam dan USD menguat).

Ingat, VIX mengukur volatilitas yang diharapkan dari Indeks S&P 500 dalam 30 hari ke depan berdasarkan harga opsi, sementara VVIX mengukur volatilitas yang diharapkan dari VIX itu sendiri.

Ketika terjadi penyimpangan antara kedua indeks tersebut, hal ini dapat menandakan pergeseran dalam persepsi risiko pasar atau ketidakseimbangan potensial di pasar.

Berikut beberapa alasan mengapa perbedaan antara VIX dan VVIX dapat signifikan:

  1. Peringatan akan ketidakpastian yang meningkat: Jika VVIX naik sementara VIX tetap relatif stabil atau turun, hal ini dapat menandakan bahwa peserta pasar mengharapkan ketidakpastian yang meningkat di masa depan. Ini dapat menjadi tanda peringatan dini akan potensi gejolak pasar atau perubahan sentimen pasar.
  2. Permintaan lindung nilai: Perbedaan antara VIX dan VVIX dapat menandakan peningkatan permintaan strategi lindung nilai. Ketika VVIX naik dan VIX tetap stabil, hal ini mungkin menunjukkan bahwa peserta pasar sedang mencari cara untuk melindungi portofolio mereka dari potensi lonjakan volatilitas.
  3. Sinyal kontrarian: Perbedaan antara VIX dan VVIX juga dapat dilihat sebagai sinyal kontrarian. Misalnya, jika VIX rendah tetapi VVIX naik, hal ini mungkin menunjukkan kelengahan di pasar, yang dapat diikuti oleh lonjakan volatilitas yang tiba-tiba. Sebaliknya, jika VIX tinggi tetapi VVIX menurun, hal ini dapat menunjukkan bahwa pasar terlalu khawatir tentang risiko, dan periode volatilitas yang lebih rendah dapat mengikuti.
  4. Ketidakefisienan pasar: Perbedaan antara VIX dan VVIX juga dapat menyoroti potensi ketidakefisienan pasar. Misalnya, jika VVIX naik sementara VIX turun, hal ini dapat menandakan bahwa pasar opsi menghargai tingkat volatilitas masa depan yang lebih tinggi daripada yang saat ini diamati di pasar. Informasi ini dapat berguna bagi trader yang ingin memanfaatkan potensi kesalahan harga.

Penting untuk diingat bahwa VIX dan VVIX hanyalah dua dari banyak indikator yang tersedia bagi investor dan trader.

Perbedaan antara keduanya harus dipertimbangkan dalam konteks faktor pasar lainnya dan digunakan bersama dengan alat analisis lain untuk membuat keputusan investasi yang terinformasi dengan baik.

Apa itu rasio VVIX/VIX?

Rasio VVIX/VIX adalah ukuran yang membandingkan Indeks CBOE VVIX dengan Indeks Volatilitas CBOE (VIX).

Rasio ini membantu investor dan trader menilai tingkat volatilitas relatif di pasar dengan membandingkan volatilitas yang diharapkan dari VIX itu sendiri (VVIX) dengan volatilitas yang diharapkan dari Indeks S&P 500 (VIX).

Untuk menghitung rasio VVIX/VIX, cukup bagi nilai VVIX dengan nilai VIX:

Rasio VVIX/VIX = VVIX / VIX

Rasio ini dapat memberikan wawasan tentang sentimen pasar, persepsi risiko, dan potensi perubahan dalam lingkungan pasar.

  • Rasio VVIX/VIX yang lebih tinggi menunjukkan bahwa peserta pasar mengharapkan tingkat ketidakpastian dan fluktuasi yang lebih tinggi pada VIX, yang pada gilirannya menyiratkan volatilitas yang lebih tinggi pada pasar secara keseluruhan.
  • Rasio VVIX/VIX yang lebih rendah mungkin menunjukkan bahwa peserta pasar mengantisipasi VIX yang lebih stabil dan volatilitas pasar secara keseluruhan yang lebih rendah.

Rasio VVIX/VIX dapat membantu mengidentifikasi periode kelengahan atau peningkatan risiko di pasar.

Membandingkan VVIX dengan Ukuran Volatilitas Lainnya

VVIX hanyalah salah satu dari banyak ukuran volatilitas yang tersedia bagi investor.

Beberapa indikator volatilitas populer lainnya meliputi:

  1. Volatilitas Tersirat (IV): IV dihitung dari harga opsi dan mewakili ekspektasi pasar terhadap volatilitas masa depan untuk sekuritas atau indeks tertentu. VVIX mengukur volatilitas tersirat dari VIX itu sendiri.
  2. Volatilitas Historis: Volatilitas historis adalah ukuran fluktuasi harga aktual dari suatu sekuritas atau indeks selama periode tertentu. Sementara VVIX berfokus pada ekspektasi volatilitas di masa depan, volatilitas historis melihat pergerakan harga di masa lalu.
  3. Rentang Sejati Rata-Rata (ATR): ATR adalah indikator analisis teknis yang mengukur rentang rata-rata antara harga tertinggi dan terendah suatu sekuritas selama periode tertentu. Berbeda dengan VVIX, ATR tidak secara khusus mengukur ekspektasi volatilitas tetapi dapat memberikan wawasan tentang dinamika pergerakan harga sekuritas.

Setiap ukuran volatilitas memiliki kelebihan dan keterbatasan, dan investor disarankan untuk menggunakan kombinasi indikator-indikator ini untuk mendapatkan pemahaman komprehensif tentang volatilitas pasar.

Ringkasan

VVIX memberikan investor dan trader perspektif unik tentang ekspektasi pasar terhadap volatilitas di masa depan dengan mengukur volatilitas VIX itu sendiri.

Dengan memasukkan VVIX ke dalam strategi investasi mereka, investor dapat memperoleh wawasan berharga tentang sentimen pasar, mengidentifikasi peluang lindung nilai potensial, dan memanfaatkan peluang perdagangan yang timbul dari perubahan volatilitas pasar.

Namun, investor juga harus menyadari batasan dan kompleksitas yang terkait dengan VVIX.