This article has been translated from English to Indonesian.
Simpangan baku adalah ukuran statistik volatilitas harga, yang mengukur seberapa jauh harga-harga tersebar dari harga rata-rata.
Penyebaran adalah selisih antara harga aktual dan harga rata-rata.
Simpangan baku juga merupakan ukuran volatilitas.
Jika harga diperdagangkan dalam rentang perdagangan yang sempit, standar deviasi akan menghasilkan nilai rendah yang menunjukkan volatilitas rendah.
Jika harga diperdagangkan dalam rentang yang lebar, berfluktuasi secara drastis naik dan turun, maka standar deviasi akan menghasilkan nilai tinggi yang menunjukkan volatilitas tinggi.
Trader menggunakan Standar Deviasi untuk mengukur risiko yang diharapkan dan menentukan signifikansi pergerakan harga tertentu.
Simpangan baku digunakan sebagai bagian dari indikator lain seperti Bollinger Bands. Seringkali digunakan bersama dengan teknik analisis teknis lainnya.
Cara Menggunakan Standar Deviasi
Standar deviasi adalah cara untuk mengukur volatilitas harga dengan membandingkan rentang harga dengan rata-rata bergerak.
- Semakin tinggi nilai indikator, semakin lebar selisih antara harga dan rata-rata bergerak, semakin volatil instrumen tersebut, dan semakin tersebar batang harga.
- Semakin rendah nilai indikator, semakin sempit selisih antara harga dan rata-rata bergerak, semakin rendah volatilitas instrumen, dan semakin dekat bar harga satu sama lain.
Simpangan baku meningkat seiring dengan meningkatnya volatilitas harga. Saat pergerakan harga mereda, simpangan baku menurun.
Pergerakan harga dengan standar deviasi yang meningkat menunjukkan kekuatan atau kelemahan di atas rata-rata.
- Puncak pasar dengan volatilitas yang meningkat dalam periode waktu singkat menunjukkan trader yang cemas dan tidak pasti.
- Puncak pasar dengan volatilitas yang menurun dalam jangka waktu yang panjang menunjukkan pasar bullish yang matang.
- Titik terendah pasar dengan volatilitas yang menurun dalam periode waktu yang panjang menunjukkan trader yang bosan dan tidak tertarik.
- Titik terendah pasar dengan volatilitas yang meningkat dalam periode waktu yang relatif singkat menunjukkan penjualan panik.
Cara Menghitung Standar Deviasi
Untuk menghitung Simpangan Baku:
- Hitung SMA untuk Periode n
- Kurangkan nilai SMA dari langkah pertama dari harga penutupan untuk masing-masing dari n periode sebelumnya dan kuadratkan hasilnya
- Jumlahkan kuadrat selisih tersebut dan bagi dengan n
- Hitung akar kuadrat dari hasil langkah 3
SD = √[(Jumlah ((Harga penutupan untuk masing-masing dari n periode terakhir – SMA periode n untuk bar saat ini)^2))/ n]
