This article has been translated from English to Indonesian.
Baik setelah liburan sebulan yang memang layak Anda nikmati atau cuti yang Anda ambil sendiri dari trading, kembali bersinkronisasi dengan pasar setelah jeda yang lama bisa menjadi tantangan tersendiri.
Pertama, Anda mungkin merasa belum sepenuhnya mengikuti perkembangan ekonomi dan politik terbaru, sehingga sulit untuk menentukan data atau berita apa yang mungkin mempengaruhi pergerakan harga.
Atau, Anda mungkin sudah lupa bagaimana sentimen risiko bisa berubah dalam sekejap dan bagaimana cara bertindak cepat dalam menyesuaikan posisi Anda.
Bagaimanapun, saya telah mengumpulkan beberapa tips yang dapat memudahkan Anda untuk kembali ke rutinitas setelah lama tidak melakukan trading:
1. Pelajari perkembangan terbaru di pasar
Sama seperti sulitnya menjelajahi kota baru tanpa terlebih dahulu memeriksa peta atau mencari tahu cuaca, sulit untuk terjun begitu saja ke pasar tanpa mengetahui katalis terbaru yang mendorong pergerakan harga.
Tentu saja, karena Anda juga sudah lama tidak aktif, menentukan berita mana yang berpengaruh besar dan mana yang hanya sekadar rumor juga sama sulitnya.
Ketika informasi terlalu banyak untuk diolah, melihat ringkasan pasar dan ringkasan mingguan bisa membantu. Ringkasan ini biasanya menyoroti berita utama dan data penting yang telah memicu reaksi signifikan di antara mata uang atau kelas aset lain, sehingga Anda tahu apa yang diperhatikan oleh trader lain.
Untungnya, kami memiliki FX Weekly Recap untuk merangkum pasar forex dan Global Market Weekly Recap untuk merangkum faktor-faktor utama yang mempengaruhi saham, komoditas, dan kripto!
2. Review jurnal trading Anda
Setidaknya, kami harap Anda menyimpan jurnal untuk perdagangan Anda sebelumnya! Jurnal perdagangan bisa sangat berguna saat Anda kembali ke pasar setelah jeda.
Tidak hanya mengingatkan Anda tentang bagaimana Anda mengeksekusi strategi trading Anda, tetapi juga dapat membantu Anda menentukan apakah perlu melakukan penyesuaian atau tidak.
Bagaimanapun, pandangan yang segar sering kali lebih jelas dalam menemukan potensi perbaikan yang mungkin terlewatkan saat Anda sedang sibuk trading.
Apakah Anda menetapkan stop loss terlalu ketat? Apakah Anda menutup posisi untung terlalu dini? Atau apakah Anda melewatkan tren jangka panjang karena tidak memanfaatkan keunggulan Anda?
Ini hanyalah beberapa pertanyaan yang mungkin dapat Anda jawab sebelum melanjutkan kembali dari titik Anda tinggalkan. Selain itu, dengan asumsi Anda juga menerapkan tip pertama di atas, Anda mungkin berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengetahui apakah Anda perlu menyesuaikan rencana trading Anda untuk menyesuaikan dengan dinamika pasar saat ini.
3. Cobalah beberapa perdagangan di demo
Jika Anda tidak merasa percaya diri untuk melanjutkan trading segera setelah istirahat, tidak apa-apa!
Tidak ada yang memalukan dalam mencoba trading demo lagi untuk memastikan Anda siap secara psikologis untuk kembali bertarung dengan uang sungguhan.
Ingatlah bahwa bagian penting dari bertahan di pasar adalah mampu tetap kuat secara mental untuk menghadapi pergerakan harga yang tidak terduga dan tetap tenang bahkan ketika emosi negatif mulai mengganggu pengambilan keputusan Anda.
Sama seperti tubuh Anda yang terasa kaku setelah lama tidak berolahraga (Ya, kita semua pernah mengalaminya!), otot-otot trading Anda mungkin perlu waktu untuk kembali hangat jika Anda sudah lama tidak aktif. Luangkan waktu Anda dan terapkan tips-tips ini untuk memastikan Anda dalam kondisi prima sebelum kembali beraksi.