This article has been translated from English to Indonesian.
Internalization merujuk pada proses di mana seorang dealer berusaha mencocokkan aliran perdagangan klien yang berlawanan dan tidak berurutan di buku perdagangannya sendiri, daripada segera memperdagangkan ketidakseimbangan inventaris yang terkait di pasar antar-dealer.
Internalization aliran mengacu pada praktik dealer mencocokkan transaksi melalui buku internal mereka sendiri, daripada melakukan transaksi di pasar terbuka.
Misalnya, katakanlah sebuah bank memiliki Klien A yang ingin membeli $100 juta dan Klien B yang ingin menjual $100 juta.
Mencocokkan keduanya akan menghemat biaya brokerage.
Jika penghematan ini diteruskan kepada klien, itu akan lebih baik.
Kunci untuk menjadi yang terbaik dalam internalisasi terletak pada memiliki cukup aliran untuk mencocokkan klien dengan sukses, dan memiliki teknologi terbaik.
Tentu saja, ini berarti bank-bank terbesar yang menangani transaksi valuta asing terbanyak, yang dikenal sebagai "flow monsters", adalah yang terbaik dalam internalisasi.