This article has been translated from English to Indonesian.

Dalam perdagangan forex, tujuan awalnya sederhana: bertahan untuk bisa terus berdagang di hari berikutnya.

Membuka akun dan menyetorkan uang sungguhan ke dalamnya adalah bagian yang mudah. Tantangannya adalah bertahan cukup lama agar Anda dapat memperoleh keterampilan dan pengalaman yang diperlukan untuk menjadi konsisten dalam menghasilkan keuntungan.

Trader-failLalu, bagaimana Anda tahu bahwa Anda berada di jalur yang benar?

Apakah saldo negatif otomatis berarti Anda buruk sebagai trader? Berapa banyak transaksi yang menurut Anda diperlukan sebelum Anda HARUS menunjukkan keuntungan? Apakah Anda harus panik saat mengalami kekalahan beruntun?

Jika Anda panik karena pertanyaan di atas, jangan. Ingatlah bahwa kalah adalah bagian dari trading forex sama seperti menang. Namun, serangkaian kerugian atau ketidakmampuan konsisten untuk menghasilkan keuntungan bisa menjadi tanda bahwa proses trading Anda perlu disesuaikan.

Berikut lima pertanyaan yang perlu Anda jawab untuk mengidentifikasi area masalah Anda:

1. Apakah Anda melakukan kesalahan trading klasik?

Manusia cenderung berpikir bahwa mereka akan menjadi pengecualian dari aturan. Orang membeli tiket lotre dengan keyakinan bahwa mereka akan memenangkan hadiah jackpot besar. Lainnya membeli rumah di dekat garis patahan dengan pikiran, “Ah, tidak akan ada gempa bumi selama saya tinggal di sini.”

Trader forex tidak berbeda. Meskipun mereka telah diperingatkan bahwa lebih dari 95% tidak bertahan melewati bulan-bulan pertama, beberapa masih terlalu percaya diri untuk berpikir bahwa mereka akan kebal terhadap kesalahan trading klasik.

Jangan ragu untuk memeriksa apakah Anda telah melakukan salah satunya. Baik itu kesalahan dasar seperti tidak menetapkan stop loss atau kesalahan psikologis seperti kurangnya kontrol emosi, lebih baik menghadapi masalah trading Anda sedini mungkin.

2. Apakah Anda memiliki sistem trading?

Bagaimana Anda memilih transaksi untuk hari ini? Apakah Anda trading pada pasangan mata uang pertama yang menarik perhatian Anda? Apakah Anda memilih indikator paling mencolok dan membeli/menjual berdasarkan sinyalnya? Frame waktu mana yang biasanya Anda perhatikan?

Trading tanpa sistem sama seperti menekan tombol secara acak di pengontrol game, berharap Anda akan mendapatkan kombinasi pemenang. Anda mungkin menang, tetapi Anda tidak akan tahu bagaimana melakukannya lagi.

Sistem trading akan sangat membantu Anda menjadi konsisten dalam menghasilkan keuntungan. Jika Anda tidak tahu cara membangunnya, Anda bisa mulai dengan mengidentifikasi parameter masuk dan keluar Anda.

3. Apakah Anda mengelola eksposur risiko Anda?

Apakah ukuran posisi rata-rata Anda sesuai dengan toleransi risiko Anda? Apakah Anda mengambil setup dengan rasio reward-to-risk yang baik? Berapa banyak kerugian harian yang dapat Anda tanggung berdasarkan leverage dan margin Anda?

Bagi yang menang dalam trading tetapi masih belum menghasilkan uang, apakah Anda melacak ekspektasi trading Anda?

Jangan lupa bahwa trading tanpa manajemen risiko adalah perjudian. Pada akhirnya, trading forex adalah permainan angka, dan mereka yang tahu cara memanfaatkan peluang yang menguntungkan adalah yang bertahan paling lama.

4. Apa yang dikatakan jurnal trading Anda?

Anda tidak dapat memperbaiki apa yang tidak Anda ukur. Jurnal trading tidak hanya menunjukkan di mana kelemahan Anda, tetapi juga mencegah Anda kembali ke kebiasaan lama dan mengulangi kesalahan sebelumnya. Jurnal ini membantu Anda mengukur, melacak, dan tetap fokus pada perbaikan kinerja.

Apa yang Anda masukkan ke dalam jurnal tergantung pada kepribadian Anda, tetapi Anda dapat memulai dengan hal-hal dasar seperti motivasi Anda, pandangan pasar, kesalahan trading, dan statistik umum. Pertimbangkan untuk bertanya kepada trader lain jika Anda tidak yakin metrik kinerja mana yang penting.

5. Apakah trading forex cocok untuk Anda?

Mungkin alasan Anda tidak menghasilkan uang dari trading forex adalah karena trading mata uang memang tidak cocok untuk Anda.

Mungkin Anda merasa trading mata uang terlalu berisiko untuk toleransi risiko Anda. Atau mungkin peristiwa makroekonomi tidak benar-benar menarik bagi Anda. Atau mungkin Anda sudah terbiasa trading aset lain sehingga tidak terlalu peduli dengan mata uang.

Bagaimanapun, tidak ada yang salah dengan meninggalkan trading forex jika Anda merasa itu bukan untuk Anda. Faktanya, kami lebih memilih investor yang terinformasi untuk berhenti trading forex daripada investor yang hanya mengejar keuntungan semata.