This article has been translated from English to Indonesian.
Sebagai trader pemula, Anda selalu didorong untuk berlatih trading demo terlebih dahulu sebelum trading live.
Melalui trading demo, Anda dapat mengasah keterampilan trading dasar, mengembangkan rencana trading, melakukan manajemen risiko yang tepat, dan memahami psikologi trading (setidaknya kami harap demikian!) tanpa mempertaruhkan uang hasil jerih payah Anda.
Setelah Anda mampu menunjukkan profitabilitas yang konsisten dan membangun kepercayaan diri dalam melakukan trading, Anda memutuskan bahwa inilah saatnya untuk terjun langsung dan membuka akun trading live.
Karena Anda sudah meraih kemenangan beruntun di akun demo, menghasilkan keuntungan besar dengan uang sungguhan seharusnya tidak terlalu sulit, bukan?
SALAH!
Ketika sebagian besar pemula beralih dari demo ke live, mereka biasanya percaya bahwa hasil trading demo mereka dapat dengan mudah direplikasi di akun real.
Karena itu, beberapa dari mereka menjadi sangat frustrasi ketika menyadari bahwa hal ini tidak selalu terjadi. Berikut adalah beberapa alasannya:
1. Uang sungguhan berarti emosi sungguhan.
Sebagai trader, kita berusaha untuk tidak emosional seperti Spock saat mengambil keputusan trading.
Namun, menghilangkan emosi sepenuhnya bukanlah hal yang mungkin dilakukan oleh manusia. Tidak bisa dihindari bahwa kerentanan terhadap emosi meningkat ketika uang sungguhan dipertaruhkan.
Sebagai ilustrasi, bandingkan perasaan Anda saat pertama kali trading di akun demo dengan perasaan Anda saat melakukan trading live pertama kali.
Apakah jantung Anda berdetak lebih cepat? Apakah Anda merasa gugup? Apakah tangan Anda sedikit gemetar?
Jika ya, berarti Anda sedang jatuh cinta atau merasa sangat gugup saat mulai trading live!
2. Tidak ada risiko moneter yang nyata di akun demo.
Bahkan jika Anda mencoba memperlakukan akun demo Anda seperti akun nyata, kenyataannya adalah tidak ada risiko moneter yang nyata pada demo.
Anda mungkin mengalami beberapa kerugian di sana-sini, tetapi di lubuk hati Anda tahu bahwa Anda dapat mengisi kembali akun demo Anda dengan uang palsu kapan saja.
Jika Anda membuat banyak kesalahan dalam demo, Anda dapat merasa tenang karena Anda dapat memulai kembali dengan mudah dan hal ini akan mengurangi banyak tekanan dari pundak Anda.
Sebaliknya, mengalami kemerosotan saat memperdagangkan uang sungguhan dapat merusak kepercayaan diri Anda dalam berdagang dan dapat mengaburkan keputusan perdagangan Anda di kemudian hari.
3. Godaan untuk melakukan kesalahan trading lebih kuat saat trading live.
Karena Anda berurusan dengan risiko keuangan yang nyata, Anda akan lebih emosional terhadap hasil trading Anda.
Akibatnya, godaan untuk kembali ke kebiasaan trading yang buruk akan jauh lebih kuat.
Saat Anda berpikir bahwa Anda akhirnya telah mengatasi kebiasaan tersebut, Anda mungkin menemukan diri Anda melakukan kesalahan trading umum seperti memindahkan stop loss, menutup posisi untung terlalu dini, dan trading balas dendam.
Bagi beberapa trader, keinginan untuk membuktikan bahwa akun live mereka bisa sama menguntungkannya dengan akun demo bahkan dapat menimbulkan masalah baru seperti overtrading dan mengabaikan rencana trading mereka sama sekali.
Lalu, bagaimana cara mengatasi perbedaan ini?
Cara yang baik untuk menjembatani kesenjangan antara trading demo dan live adalah dengan meniru kondisi mental trading tanpa emosi yang Anda latih di demo.
Anda dapat melakukannya dengan berfokus pada proses, bukan pada keuntungan. Lakukan satu perdagangan dalam satu waktu dan fokuslah untuk tetap berpegang pada rencana Anda serta menerapkan manajemen risiko yang tepat.
Pastikan Anda trading dengan uang yang Anda mampu untuk kehilangan. Hal ini akan mengurangi tekanan dan membantu Anda fokus pada trading dengan lebih baik.
Cara lain yang baik untuk mengulang kesuksesan trading demo adalah dengan menjaga kebiasaan trading yang baik, seperti mencatat jurnal trading.
Catat apa yang terjadi dalam trading live Anda. Bagaimana perbedaannya dengan trading demo biasa Anda? Apakah reaksi dan keputusan trading Anda berbeda saat trading dengan uang sungguhan? Apa yang bisa Anda lakukan lebih baik?
Dengan mencatat kesalahan yang Anda buat di akun live yang biasanya tidak Anda lakukan di demo, Anda akan memiliki gambaran tentang masalah yang perlu Anda perbaiki.
Beralih dari trading demo ke trading live memang sulit dan seringkali menyebabkan kerugian di awal, tetapi hal ini tidak boleh menghentikan Anda untuk bangkit kembali.
Anda hanya perlu berhati-hati dan memastikan bahwa Anda sadar dan siap untuk komitmen emosional yang diperlukan dalam trading live.