This article has been translated from English to Indonesian.
Apakah Anda pernah melihat harga bergerak melawan posisi Anda begitu Anda masuk ke dalam transaksi?
Bagaimana jika harga mencapai level stop loss Anda sebelum berbalik naik atau turun ke target keuntungan awal Anda?
Jika ya, selamat! Anda sama seperti trader lainnya di luar sana.
Tapi bagaimana jika hal-hal ini terus terjadi pada Anda?
Jika Anda sudah melakukan riset dan mengikutirencana tradingAnda, tetapi tetap saja mengalami kerugian, apakah Anda bisa mengatakan bahwa pasar sedang melawan Anda?
Apakah pasar benar-benar bisa bertindak melawan Anda?
Ingatlah bahwa pergerakan harga adalah hasil dari keputusan ribuan trader—baik institusional maupun ritel—yang bahkan tidak mengenal Anda.
Mereka mungkin tahu sesuatu yang tidak Anda ketahui, atau mereka mungkin perlu membuka atau menutup posisi yang tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi di grafik.
Orang-orang ini tidak peduli dengan kualifikasi Anda, bias Anda, seberapa canggih indikator Anda, atau bahwa Anda kehilangan anggaran pernikahan Anda dengan bertaruh pada EUR/USD yang naik 300 pips (istri Anda pasti akan peduli!).
Jadi, tidak, pasar tidak sedang mengerjai Anda. Dalam semua transaksi Anda,pasar adalah Mariah Carey dan Anda adalah JLo.

Dia tidak mengenal Anda.
Jika bukan pasar, maka itu Anda.
Kemungkinan besar, kerugian Anda dalam sebuah transaksi ada hubungannya dengan cara Anda mengelolanya.
Mungkin Anda tidak sepersiapan atau sefokus yang Anda kira, dan Anda melewatkan katalis kunci yang membuat aset bergerak melawan transaksi Anda.
Mungkin Anda gagal mencapai level stop loss saat diperlukan, atau Anda mengabaikan sinyal yang bertentangan denganbias trading Anda.
Atau mungkin lingkungan telah berubah dan tidak lagi menguntungkan bagi strategi Anda yang ada.
Bagaimanapun, pasar SELALU yang berkuasa, dan tugas Anda sebagai trader adalah beradaptasi dengan apa yang pasar katakan.
Lalu, apa yang bisa Anda lakukan?
Jika Anda tetap pada rencana trading Anda dan masih mengalami kerugian, Anda dapat:
1. Kurangi eksposur risiko Anda
Jika ada ketidakcocokan antara pasar dan rencana trading Anda, maka Anda harusmengurangi eksposur risiko Andahingga Anda memahami apa yang sedang terjadi.
Leveragedan ukuran posisi adalah yang paling mudah disesuaikan jika Anda belum siap untuk mengubah bias atau sistem trading Anda.
2. Ulangi analisis pasar
Jika pasar tidak berperilaku seperti yang Anda harapkan, Anda mungkin perlu mundur sejenak dan memahami apa yang sekarang disampaikan oleh pasar.
Baca berita,blog forex, atau pendapat analis untuk melihat apakah Anda melewatkan katalis fundamental.
Gunakananalisis multi-time frame. Periksa grafik di berbagai time frame untuk memastikan Anda tidak melewatkan level support atau resistance teknis.
Ikutisentimen pasarsaat ini sebelum Anda melakukan transaksi lebih lanjut.
3. Sesuaikan strategi Anda
Jika penelitian Anda mengarah pada bias yang sama, maka Anda mungkin perlu mengubah strategi Anda.
Apakah Anda menggunakan stop loss yang terlalu ketat?
Apakah indikator yang Anda gunakan masih sesuai dengankondisi pasar saat ini?
Misalnya, apakah Anda menggunakanindikatoryang mengikuti tren saat pergerakan harga berada dalamrentangataupasar sideways?
Apakah bias pasar berubah terlalu cepat untukkerangka waktu yang Anda gunakan? Apakah target keuntungan Anda realistis, mengingatvolatilitas rata-rata aset tersebut?
Pada akhirnya, kita adalahTRADERdan bukan investor.
Bukan tugas kita untuk selalu benar.
Tugas kita adalah mengambil apa pun yang pasar berikan dan mendapatkan keuntungan darinya.
Akan ada banyak peluang trading lain yang akan datang.
Pastikan Anda siap dengan riset, fokus pada mindset Anda, dan fleksibel dalam eksekusi sehingga Anda akan memiliki peluang lebih baik untuk memenangkan trading berikutnya.