This article has been translated from English to Indonesian.
Jika kita mengambil teori garis tren ini selangkah lebih maju dan menggambar garis paralel pada sudut yang sama dari tren naik atau tren turun, kita akan menciptakan sebuah "saluran".
Bukan, kita tidak sedang membicarakan ESPN, National Geographic Channel, atau Cartoon Network.
Saluran-saluran ini bukanlah saluran televisi, melainkan saluran tren, yang terkadang juga disebut saluran harga.
Namun, ini tidak berarti bahwa Anda harus meninggalkannya begitu saja seperti jeda iklan. Saluran ini bisa sama menariknya untuk ditonton seperti Stranger Things atau Keeping Up with the Kardashians!
Saluran tren hanyalah alat bantu lain dalam analisis teknikal yang dapat digunakan untuk menentukan tempat yang baik untuk membeli atau menjual.
Garis tren atas menandai resistensi dan garis tren bawah menandai dukungan. Jadi, bagian atas dan bawah saluran mewakili area potensial support atau resistance.
Saluran tren dengan kemiringan negatif (turun ) dianggap bearish dan saluran tren dengan kemiringan positif (naik) dianggap bullish.
Untuk membuat saluran naik (naik), cukup gambarkan garis paralel pada sudut yang sama dengan garis tren naik, lalu pindahkan garis tersebut ke posisi di mana garis tersebut menyentuh puncak terbaru. Hal ini harus dilakukan pada saat yang sama ketika Anda membuat garis tren.
Untuk membuat saluran turun (menurun), cukup gambarkan garis paralel pada sudut yang sama dengan garis tren turun, lalu pindahkan garis tersebut ke posisi di mana garis tersebut menyentuh lembah terbaru. Hal ini harus dilakukan pada saat yang sama ketika Anda membuat garis tren.
Ketika harga menyentuh garis tren BAWAH, ini dapat digunakan sebagai area pembelian.
Ketika harga menyentuh garis tren ATAS, ini dapat digunakan sebagai area penjualan.
Jenis-jenis Saluran Tren
Ada tiga jenis saluran:
- Saluran naik (titik tertinggi dan terendahyang lebih tinggi )
- Saluran menurun (titik tertinggilebih rendah dan titik terendah lebih rendah)
- Saluran horisontal (berkisar )
Beberapa pedagang lebih suka menggunakan istilah "saluran naik" untuk saluran naik dan "saluran turun" untuk saluran turun. Kemungkinan besar, generasi Millenial.
Hal-hal penting yang perlu diingat tentang menggambar saluran tren:
Ketika membuat saluran tren, kedua garis tren harus sejajar satu sama lain.
Um umnya, bagian bawah saluran tren dianggapsebagai "zona beli " sementara bagian atas saluran tren dianggap sebagai "zona jual".
Seperti halnya dalam menggambar garis tren, JANGAN PERNAH memaksakan harga untuk mengikuti saluran yang Anda gambar!
Batas saluran yang miring di satu sudut sementara batas saluran yang sesuai miring di sudut yang berbeda tidak benar dan dapat menyebabkan perdagangan yang buruk.
Ketika hal ini terjadi, pola grafik ini tidak lagi menjadi saluran tren, melainkan sebuah segitiga. (yang akan Anda pelajari lebih lanjut nanti).
Meskipun demikian, saluran tren tidak harus sepenuhnya paralel. Juga tidak 100% dari aksi harga harus sesuai dengan saluran tersebut.
Kesalahan umum yang dilakukan banyak pedagang adalah mereka hanya mencari pola harga buku teks.
Mereka melewatkan informasi penting tentang pergerakan harga dan menutup mata terhadap petunjuk penting lainnya.
Perhatikan gambar saluran di bawah ini...
Apakah mereka terlihat sempurna? 👀
Menunggu contoh-contoh buku teks yang sempurna tidak akan membantu Anda di dunia nyata karena akan sangat jarang untuk melihat aksi harga yang cocok dengan sempurna dalam dua garis tren yang sejajar sempurna.
Ini seperti mencoba menemukan pria atau wanita yang sempurna di dunia nyata. Setelah Anda menemukan orang itu, jangan lepaskan dia. 😭
