This article has been translated from English to Indonesian.

Oscillator Stochastic adalah indikator momentum yang digunakan dalam analisis teknis untuk membandingkan harga penutupan dengan kisaran harganya selama periode waktu tertentu.

Ini adalah indikator teknis lain yang membantu trader menentukan di mana tren mungkin akan berakhir.

Oscillator ini bekerja berdasarkan teori berikut:

  1. Selama tren naik, harga akan tetap sama dengan atau di atas harga penutupan sebelumnya.
  2. Selama tren turun, harga kemungkinan akan tetap sama dengan atau di bawah harga penutupan sebelumnya.

Oscillator momentum sederhana ini diciptakan oleh George Lane pada akhir tahun 1950-an.

Stochastics mengukur momentum harga. Jika Anda membayangkan sebuah roket yang meluncur ke udara – sebelum dapat turun, roket tersebut harus melambat. Momentum selalu berubah arah sebelum harga.

Osilator Stochastic menggunakan skala untuk mengukur tingkat perubahan antara harga dari satu periode penutupan untuk memprediksi kelanjutan tren arah saat ini.

Kedua garis ini mirip dengan garis MACD dalam arti bahwa satu garis lebih cepat daripada yang lain.

Stochastic - Forex Chart Analysis

Cara Berdagang Forex Menggunakan Indikator Stochastic

Indikator teknis Stochastic memberi tahu kita kapan pasar dalam kondisi overbought atau oversold. Stochastic diskalakan dari 0 hingga 100.

Ketika garis Stochastic berada di atas 80 (garis putus-putus merah di grafik di atas), itu berarti pasar dalam kondisi overbought.

Ketika garis Stochastic berada di bawah 20 (garis putus-putus biru), maka artinya pasar kemungkinan oversold.

Sebagai aturan umum, kita membeli ketika pasar oversold, dan kita menjual ketika pasar kemungkinan overbought.

Stochastic overbought - Forex Chart Analysis

Melihat grafik mata uang di atas, Anda dapat melihat bahwa indikator telah menunjukkan kondisi overbought selama beberapa waktu.

Berdasarkan informasi ini, bisakah Anda menebak ke mana harga mungkin akan bergerak?

Forex Chart Analysis - Price drops after Stochastic hit overbought

Jika Anda menjawab harga akan turun, maka Anda benar sekali! Karena pasar telah overbought dalam waktu yang cukup lama, pembalikan pasti akan terjadi.

Itulah dasar-dasar Stochastic.

Berikut ringkasannya:

Fitur Deskripsi
Jenis Oscillator momentum
Rentang 0 hingga 100
Komponen utama %K (garis cepat), %D (garis sinyal)
Penggunaan Utama Mengidentifikasi level overbought/oversold, mendeteksi pergeseran momentum, menghasilkan sinyal beli/jual
Pengaturan Umum 14 periode untuk %K, SMA 3 periode untuk %D
Terbaik Digunakan Pasar yang bergerak dalam rentang; dapat menghasilkan sinyal palsu dalam tren yang kuat

Banyak trader forex menggunakan Stochastic dengan cara yang berbeda-beda, tetapi tujuan utama indikator ini adalah untuk menunjukkan kondisi pasar yang mungkin overbought atau oversold.

Ingatlah bahwa Stochastic dapat tetap di atas 80 atau di bawah 20 untuk periode yang lama, jadi hanya karena indikator menunjukkan "overbought" tidak berarti Anda harus menjual secara membabi buta!

Hal yang sama berlaku jika Anda melihat "oversold", itu tidak berarti Anda harus langsung mulai membeli!

Jangan menjadi Stochastic Sheep!

Stochastic Sheeps

Seiring waktu, Anda akan belajar menggunakan indikator Stochastic sesuai dengan gaya trading pribadi Anda.

Oke, mari kita lanjut ke RSI.