This article has been translated from English to Indonesian.

Dirham Uni Emirat Arab, disingkat AED, adalah mata uang resmi Uni Emirat Arab (UEA), sebuah federasi yang terdiri dari tujuh emirat di Timur Tengah.

Dirham UAE juga diwakili oleh simbol “د.إ”.

Dalam ringkasan ini, kita akan membahas sejarah, bank sentral, denominasi, dan ekonomi yang terkait dengan Dirham Uni Emirat Arab.

Sejarah

Dirham UAE diperkenalkan pada tahun 1973, menggantikan Riyal Qatar dan Dubai serta Dinar Bahrain, yang sebelumnya digunakan di emirat-emirat yang kini membentuk UAE.

Pengenalan Dirham menandai langkah penting dalam pengembangan sistem moneter terpadu untuk federasi yang baru dibentuk.

Dirham UEA telah dipatok terhadap Dolar AS sejak tahun 1997, dengan nilai tukar sekitar 3,67 AED per 1 USD.

Bank Sentral

Bank Sentral Uni Emirat Arab (CBUAE) bertanggung jawab atas penerbitan dan pengelolaan Dirham UAE.

Didirikan pada tahun 1980, CBUAE mengawasi kebijakan moneter, regulasi sektor perbankan, dan stabilitas mata uang nasional.

Bank sentral bertujuan untuk menjaga stabilitas Dirham UEA dan mendorong pengembangan sistem keuangan yang aman dan stabil di negara tersebut.

Denominasi dan Subdivisi

Dirham Uni Emirat Arab dibagi menjadi 100 fils.

Koin diterbitkan dalam denominasi 1, 5, 10, 25, 50 fils, dan 1 Dirham.

Uang kertas tersedia dalam denominasi 5, 10, 20, 50, 100, 200, 500, dan 1.000 Dirham.

Ekonomi

UEA memiliki ekonomi yang beragam dan berpenghasilan tinggi dengan cadangan minyak dan gas yang signifikan, yang telah memainkan peran penting dalam perkembangan negara ini.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, UEA telah berupaya untuk mendiversifikasi ekonominya dengan berfokus pada sektor-sektor seperti keuangan, pariwisata, real estat, dan energi terbarukan.

Penetapan nilai tukar Dirham UEA terhadap Dolar AS telah berkontribusi pada stabilitas mata uang dan membantu menarik investasi asing.

Ringkasan

Dirham Uni Emirat Arab (AED) adalah mata uang resmi UEA, yang dikelola dan diterbitkan oleh Bank Sentral Uni Emirat Arab.

Diterapkan pada tahun 1973, Dirham UAE menggantikan mata uang yang sebelumnya digunakan di wilayah tersebut dan sejak itu dipatok terhadap Dolar AS.

UEA memiliki ekonomi berpenghasilan tinggi, dengan upaya untuk mendiversifikasi basis ekonominya.