This article has been translated from English to Indonesian.

Dolar Amerika Serikat, juga dikenal sebagai dolar AS atau USD, adalah mata uang resmi Amerika Serikat.

Ini adalah mata uang yang paling banyak digunakan dalam transaksi internasional dan merupakan mata uang cadangan utama dunia.

Dolar AS disingkat"$"atau"USD"dan digunakan sebagai alat tukar di AS dan banyak negara lain di seluruh dunia.

Sejarah

Dolar Amerika Serikat ditetapkan oleh Undang-Undang Percetakan Uang Logam tahun 1792, yang membentuk U.S. Mint dan menetapkan dolar sebagai satuan standar uang di Amerika Serikat.

Dolar awal didasarkan pada dolar perak Spanyol, dan Amerika Serikat mengadopsi standar emas pada tahun 1900, mengaitkan nilai dolar dengan emas.

Pada tahun 1971, Presiden Richard Nixon menghentikan standar emas, memungkinkan dolar untuk berfluktuasi secara bebas di pasar valuta asing.

Bank Sentral

Sistem Federal Reserve, yang sering disebut sebagai Fed, adalah bank sentral Amerika Serikat.

Didirikan pada tahun 1913, tugas utamanya meliputi pengelolaan kebijakan moneter negara, pengaturan sektor keuangan, serta penerbitan dan pengelolaan dolar AS.

Keputusan Fed tentang suku bunga dan langkah-langkah ekonomi lainnya memiliki dampak signifikan terhadap nilai dolar dan pasar keuangan global.

Denominasi dan Subdivisi

Dolar AS tersedia dalam denominasi berikut: 1, 2, 5, 10, 20, 50, dan 100 dolar.

Tersedia juga koin dengan denominasi 1 sen (penny), 5 sen (nickel), 10 sen (dime), 25 sen (quarter), 50 sen (half-dollar), dan 1 dolar (koin dolar).

Dolar dibagi menjadi 100 sen.

Ekonomi

Amerika Serikat memiliki ekonomi terbesar di dunia, dengan beragam industri, termasuk teknologi, keuangan, manufaktur, dan jasa.

Kebijakan dan kinerja ekonominya memiliki dampak yang signifikan terhadap pasar global dan nilai dolar AS.

Ekonomi AS didorong secara besar-besaran oleh sektor jasa, yang menyumbang lebih dari 80% dari PDB.

Negara ini juga merupakan eksportir barang utama, dengan sektor manufaktur sebagai kontributor signifikan bagi perekonomian.

Terlepas dari kekuatan ekonominya, AS menghadapi beberapa tantangan, termasuk utang publik yang tinggi, ketimpangan pendapatan, dan defisit perdagangan yang terus meningkat.

USD adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan di pasar valuta asing dan dianggap sebagai mata uang safe haven selama masa ketidakpastian ekonomi.

Ringkasan

Dolar Amerika Serikat (USD) adalah mata uang resmi Amerika Serikat dan wilayahnya, yang memainkan peran penting dalam perekonomian global sebagai mata uang cadangan utama dunia.

Sistem Federal Reserve mengelola dolar, dan keputusannya dapat mempengaruhi nilai mata uang dan pasar keuangan internasional.

Ekonomi AS adalah yang terbesar di dunia, dan dolar AS adalah mata uang yang paling banyak digunakan dalam transaksi internasional.

Sepanjang sejarahnya, dolar AS telah mengalami beberapa perubahan, termasuk penerapan sistem desimal pada tahun 1857, pengenalan Sistem Federal Reserve pada tahun 1913, dan berakhirnya standar emas pada tahun 1971.