This article has been translated from English to Indonesian.

Spinning Top adalah candlestick Jepang dengan tubuh kecil dan bayangan atas dan bawah yang panjang.

Badan lilin yang pendek menunjukkan bahwa ada banyak keraguan di pasar mengenai arah harga, sedangkan bayangan yang panjang menunjukkan bahwa pembeli dan penjual sama-sama aktif selama sesi tersebut.

Gasing anak-anak menjadi inspirasi penamaan pola candlestick Spinning Top.

Bentuknya mirip dengan mainan, Spinning Top memiliki tubuh pendek (hitam atau putih) dan dua bayangan panjang. Ukuran bayangan bisa bervariasi.

Spinning Top menandakan ketidakpastian. Semakin kecil tubuhnya, semakin sedikit arah yang dimiliki pasar.

Spinning Top diartikan sebagai pola netral, tetapi menjadi penting ketika menjadi bagian dari formasi candlestick lainnya.

Spinning Top

Spinning Top terlihat seperti Doji. Kedua pola ini memiliki satu candlestick dengan sumbu panjang yang memanjang dari atas dan bawah.

Mudah untuk membedakan keduanya karena salah satunya memiliki tubuh (Spinning Top) dan yang lainnya tidak (Doji).

Jadi, saat melihat pola candlestick Spinning Top, carilah satu candlestick dengan tubuh pendek di antara dua bayangan panjang. Warna tubuh tidak penting.

Candlestick Spinning Top biasanya memiliki tubuh kecil dengan bayangan atas dan bawah yang melebihi panjang tubuh.

Arti

Saat memikirkan pola candlestick Spinning Top, bayangkan sebuah gasing yang sebenarnya berputar.

Ketika berputar dengan lancar, Anda tidak tahu kapan ia akan berhenti berputar dan ke arah mana ia akan jatuh.

Demikian pula, pola candlestick Spinning Top melambangkan ketidakpastian.

Baik pembeli maupun penjual tidak memiliki kendali.

Seperti yang terlihat pada tubuh pendek candlestick, pasar tidak banyak berubah saat ditutup dibandingkan saat dibuka.

Namun, dalam sesi tersebut, baik pembeli maupun penjual pernah memiliki keunggulan pada satu titik, yang ditunjukkan oleh bayangan atas dan bawah yang panjang.

Karena ketidakpastian ini, sulit untuk mengetahui ke mana pasar akan bergerak selanjutnya.

Karena tidak bearish maupun bullish, tetapi hanya netral, Spinning Top muncul baik dalam tren naik maupun tren turun.

Jika Anda melihat Spinning Top setelah tren naik atau tren turun, hal ini dapat menandakan potensi pembalikan.

Tekanan beli (jual) yang menyebabkan tren naik (turun) berhenti sejenak karena ketidakpastian (diwakili oleh Spinning Top), dan momentum yang hilang tersebut dapat menandakan bahwa tren saat ini telah berakhir.

Spinning Top sering muncul di grafik tetapi tidak terlalu dapat diandalkan jika digunakan sendirian. Pola ini sebaiknya digunakan bersama dengan bentuk analisis teknis lainnya seperti support dan resistance.