This article has been translated from English to Indonesian.
Bank Sentral Tiongkok (PBOC atau PBC) adalah bank sentral Tiongkok.
Bank ini bertugas melaksanakan kebijakan moneter dan pengaturan lembaga keuangan di Tiongkok, yang secara resmi disebut Republik Rakyat Tiongkok.
Bank Rakyat Tiongkok (PBC) didirikan pada tanggal 1 Desember 1948, berdasarkan penggabungan Bank Huabei, Bank Beihai, dan Bank Petani Xibei.
Pada bulan September 1983, Dewan Negara memutuskan untuk menjadikan PBC sebagai bank sentral.
Undang-Undang Republik Rakyat Tiongkok tentang Bank Rakyat Tiongkok yang disahkan pada 18 Maret 1995 oleh Sidang Pleno Ketiga Kongres Rakyat Nasional Kedelapan telah secara hukum mengukuhkan status PBC sebagai bank sentral.
Tugas dan Kewajiban PBOC
PBOC bertanggung jawab atas penyusunan undang-undang dan peraturan untuk fungsi keuangan, termasuk pelaksanaan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas keuangan dan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok.
Tugas tambahan meliputi penetapan suku bunga, pengaturan pasar keuangan, penerbitan mata uang renminbi untuk peredaran, pengaturan pinjaman antarbank dan pasar obligasi antarbank, pengelolaan valuta asing, serta pencatatan transaksi valuta asing.
Struktur PBOC
Bank ini dijalankan oleh dewan direksi.
PBOC dipimpin oleh Gubernur Yi Gang, bersama dengan 5 wakil gubernur dan seorang inspektur kepala.
PBOC memiliki sembilan cabang regional yang berlokasi di Tianjin, Shenyang, Shanghai, Nanjing, Jinan, Wuhan, Guangzhou, Chengdu, dan Xi’an.
Selain itu, terdapat dua kantor operasional di Beijing dan Chongqing, 303 cabang kota, dan 1.809 cabang kabupaten.
