This article has been translated from English to Indonesian.
Brent Crude adalah salah satu dari tiga patokan minyak utama yang digunakan oleh para pelaku perdagangan kontrak minyak, futures, dan derivatif.
Ia juga dikenal dengan nama Brent minyak, Brent campuran, dan London Brent.
Dua patokan utama lainnya adalah West Texas Intermediate (WTI) dan Dubai/Oman, meskipun ada banyak varietas minyak yang lebih kecil yang juga diperdagangkan.
Seperti yang Anda lihat, "harga minyak" dapat menyesatkan karena tidak ada harga tunggal untuk minyak. Setiap patokan memiliki "harga" sendiri.
Ini berarti ada banyak harga minyak, jadi jika Anda ingin mengetahui "harga minyak", Anda harus menentukan benchmark mana yang dimaksud.
Brent crude adalah acuan minyak yang paling banyak diperdagangkan di antara semua acuan minyak.
Sebagian besar minyak dihargai menggunakan Brent Crude sebagai patokan, sama seperti dua pertiga dari semua harga minyak.
Brent blend tidak diperdagangkan secara langsung dalam waktu nyata, tetapi brent futures diperdagangkan di Intercontinental Exchange (ICE) serta NYMEX, dengan tanggal pengiriman untuk 12 bulan dalam setahun.
Patokan minyak memberikan cara yang berguna bagi pedagang dan spekulan minyak untuk mengetahui jenis minyak yang mereka perdagangkan. Minyak dari ladang yang berbeda memiliki nilai yang berbeda-beda karena penggunaannya di berbagai industri dan kemudahan pengangkutannya.
Jenis ini digolongkan sebagai minyak ringan karena kepadatannya yang relatif rendah, dan manis karena kandungan sulfurnya yang rendah. Hal ini membuatnya mudah untuk diolah menjadi bahan bakar diesel dan bensin.
Brent Crude diekstraksi dari Laut Utara dan terdiri dari Brent Blend, Forties Blend, Oseberg, dan Ekofisk crudes (juga dikenal sebagai BFOE Quotation).
Kemudahan pengangkutan yang relatif tinggi karena diproduksi di laut membuatnya sangat luas diperdagangkan.
Penanda minyak mentah Brent juga dikenal sebagai Brent Blend, London Brent, dan minyak bumi Brent.