This article has been translated from English to Indonesian.
Alih-alih sebuah badan pengatur atau organisasi pusat (seperti bank) yang mengatur transaksi, Bitcoin dijalankan oleh sebuah jaringan yang terdiri dari ribuan komputer yang menjalankan beberapa perangkat lunak yang menangani pengiriman dan penerimaan bitcoin.
Jaringan komputer ini disebut jaringan Bitcoin.
Sebelum kita menggali lebih dalam mengenai detail jaringan Bitcoin yang sebenarnya, mari kita mundur selangkah dan mengulas apa itu "jaringan".
Apa yang dimaksud dengan jaringan?
Apa itu jaringan? Atau lebih spesifik lagi, apa itu jaringan komputer?
Sebuah jaringan hanyalah sekumpulan komputer yang terhubung bersama dan memungkinkan mereka untuk saling bertukar data.
Ada dua cara dasar untuk mengatur jaringan:
1. Jaringan Klien-Server
Jenis jaringan yang pertama dikenal sebagai "jaringan klien-server".

Jaringan klien-server adalah ketika ada satu komputer terpusat (disebut "server") yang bertindak sebagai pusat (hub) di mana komputer lain (disebut "klien") terhubung.
Data diminta oleh komputer yang dikenal sebagai"klien" (seperti PC atau bahkan ponsel pintar) dan dilayani oleh komputer yang disebut "server".
Ini adalah jenis konfigurasi jaringan yang digunakan oleh bank dan aplikasi pembayaran populer seperti PayPal, Venmo, Apple Pay, dan Google Pay.
Dalam perbankan digital konvensional, laptop atau ponsel Anda bertindak sebagai "klien" elektronik yang berinteraksi dengan server pusat yang dioperasikan oleh bank Anda.
Konfigurasi jaringan"hub-and-spoke"ini sangat efisien namun rapuh karena server merupakan "chokepoint" dan menjadi titik kegagalan tunggal yang terpusat ("SPOF").
Jika server mati, maka seluruh jaringan akan mati.
2. Jaringan Peer-to-Peer (P2P)
Jenis jaringan kedua dikenal sebagai"jaringan peer-to-peer".

Di mana "server"? Tidak ada.
Alih-alih "server" dan "klien", komputer hanya dikenal sebagai "node" karenamereka dapat berfungsi sebagaiklien DAN server.
Jaringan peer-to-peer, juga dikenal sebagai jaringan P2P, dibuat ketika dua atau lebih komputer terhubung dan bertukardata satu sama lain tanpa melalui komputer "server" yang terpisah.
Dalam jaringan P2P, komputer dapat "berbicara" satu sama lain secara langsung.
Alih-alih konfigurasi "hub-and-spoke", jaringan P2P terstruktur seperti "jaring laba-laba".
Contoh populer dari jaringan P2P adalah internet itu sendiri.
Bagi Anda yang memiliki sedikit uban, Anda mungkin ingat perangkat lunak berbagi musik terkenal yang disebut Napster. Napster layak mendapat pujian karena mempopulerkan penggunaan perangkat lunak yang berjalan pada jaringan P2P. BitTorrent adalah salah satunya.
Dalam jaringan peer-to-peer:
- Semua orang terhubung satu sama lain, jadi ini adalah sebuah jaringan.
- Semua orang di jaringan itu setara, jadi mereka semua dianggap sebagai rekan.
Setiap rekan sama dengan yang lain, dan setiap rekan memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan yang lain. Peers adalah klien DAN server pada saat yang bersamaan.
Apa hubungannya dengan Bitcoin?
Ingat... Bitcoin berjalan di jaringan komputer yang dikenal sebagai jaringan Bitcoin.
Dan jaringan ini dikonfigurasikan sebagai jaringan peer-to-peer (P2P)!
Mengapa ini penting?
Dalam pelajaran selanjutnya, saya akan menjelaskan alasannya. 🤔