This article has been translated from English to Indonesian.

Kesalahan input data ( fatfinger ) dalam transaksi merujuk pada penggunaan detail transaksi yang salah secara tidak sengaja saat membeli, menjual, atau mentransfer cryptocurrency.

Contoh fat fingering dapat muncul dalam berbagai bentuk dan cara.

Beberapa contoh termasuk;

  1. memasukkan harga masuk atau keluar yang salah untuk sebuah transaksi,
  2. memilih long (beli) alih-alih short (jual) dari platform perdagangan,
  3. tanpa sengaja menambahkan atau mengurangkan digit tambahan pada jumlah mata uang yang ingin dibeli atau dijual,
  4. memasukkan alamat dompet yang salah saat mentransfer dana antar dompet.

Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti seorang trader yang terburu-buru masuk ke dalam transaksi karena ingin mengejar pergerakan pasar.

Namun, alasan utama terjadinya kesalahan ini adalah karena pengguna tidak memperhatikan dan mengirimkan transaksi sebelum memeriksa kembali bahwa semua informasi sudah benar.

Banyak bursa kripto dan aplikasi trading kini memberikan pengguna kemampuan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan langkah konfirmasi tambahan sebelum mengirimkan pesanan beli/jual/transfer.

Meskipun hal ini dapat memperlambat proses secara keseluruhan, trader dapat diuntungkan dengan dapat meninjau transaksi dan transfer mereka sebelum dikirimkan.