This article has been translated from English to Indonesian.
Charles Hoskinson adalah seorang pengusaha teknologi dan matematikawan yang terkenal karena mendirikan Cardano, Ethereum, dan Input Output Global, Inc. (sebelumnya IOHK).
Hoskinson mulai terlibat dalam cryptocurrency pada tahun 2013, di mana ia mendirikan Bitcoin Education Project, yang memiliki dua tujuan utama: mengurangi hambatan masuk ke dunia cryptocurrency bagi siapa pun yang tertarik, sambil mendidik masyarakat tentang Bitcoin dengan menghilangkan informasi yang salah dan menciptakan konten edukatif.
Pada tahun 2013, Hoskinson menjadi ketua pendiri komite pendidikan Bitcoin Foundation.
Ia juga mendirikan Cryptocurrency Research Group pada tahun yang sama.
Pada akhir 2013, Hoskinson bergabung dengan tim yang termasuk Vitalik Buterin dan beberapa orang lain yang akhirnya mendirikan Ethereum.
Selama bekerja di Ethereum, Hoskinson menjabat sebagai direktur eksekutif Ethereum Foundation.
Selama masa jabatannya yang singkat, dia mengusulkan kepada tim pendiri dan komunitas bahwa Ethereum Foundation dapat beralih menjadi organisasi nirlaba dengan struktur pemerintahan yang lebih formal.
Posisi ini tidak disetujui oleh Buterin maupun komunitas Ethereum lainnya, yang semuanya mendukung agar platform Ethereum tetap open-source dan terdesentralisasi, bebas dari modal ventura.
Ketidaksepakatan seputar pendanaan eksternal ini menyebabkan Hoskinson dikeluarkan dari tim Ethereum.
Petualangan selanjutnya Hoskinson membawanya bekerja sama dengan mantan rekan Ethereum untuk membentuk IOHK (Input Output Hong Kong), sebuah perusahaan teknik dan riset yang mengembangkan cryptocurrency dan blockchain untuk entitas pemerintah, institusi akademik, dan korporasi.
Cardano, sebuah blockchain publik dengan kemampuan kontrak pintar, merupakan proyek unggulan IOHK.
Cardano (ADA) merupakan salah satu kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, yang mencapai sekitar $15,5 miliar pada Agustus 2022.