This article has been translated from English to Indonesian.
Gaya trading dapat disesuaikan dengan batasan waktu, target keuntungan, dan kekuatan pribadi seorang trader.
Meskipun sebagian besar trader memiliki tujuan yang sama, mereka mencapai tujuan tersebut dengan menggunakan berbagai gaya trading yang berbeda.
Tidak ada satu gaya trading yang lebih baik daripada yang lain.
Yang biasanya membedakan gaya trading adalah lama waktu yang Anda rencanakan untuk berada dalam suatu posisi trading, waktu masuk ke posisi, dan dalam beberapa kasus, frekuensi trading.
Ada empat gaya trading utama:
- Scalping
- Day trading
- Swing trading
- Position trading
Perbedaan antara gaya-gaya tersebut didasarkan pada lama waktu transaksi dipertahankan.
- Transaksi scalping hanya ditahan selama beberapa detik, atau paling lama beberapa menit.
- Transaksi perdagangan harian ditahan selama beberapa detik hingga beberapa jam.
- Transaksi swing trading biasanya ditahan selama beberapa hari.
- Transaksi perdagangan posisi ditahan selama beberapa hari hingga beberapa tahun.
Tabel di bawah ini menunjukkan rentang waktu yang umumnya digunakan oleh seorang trader.
| Rentang Waktu | Scalper | Intraday | Swing | Posisi |
| 1M (Bulanan) | X | |||
| 1W (Mingguan) | X | X | ||
| 1Hari (Harian) | X | X | ||
| 4H (4 Jam) | X | X | ||
| 1H (1 Jam) | X | X | ||
| 30m (30 menit) | X | |||
| 15m (15 menit) | X | |||
| 5m (5 menit) | X | X | ||
| 1m (1 menit) | X |
Memilih gaya trading yang paling sesuai dengan kepribadian mereka dapat menjadi tugas yang sulit bagi trader pemula, tetapi hal ini sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang mereka sebagai trader profesional.
Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh trader pemula adalah mengubah gaya trading (dan sistem trading) pada tanda pertama masalah.
Terus-menerus mengubah gaya trading atau sistem trading adalah cara pasti untuk menghancurkan akun Anda.
Setelah Anda merasa nyaman dengan gaya trading tertentu, tetaplah setia padanya, dan gaya tersebut akan membalas kesetiaan Anda dalam jangka panjang.
Memilih gaya trading memerlukan fleksibilitas untuk mengetahui kapan gaya trading tidak cocok untuk Anda, tetapi juga memerlukan konsistensi untuk tetap menggunakan gaya trading yang tepat bahkan ketika kinerjanya tidak optimal.