This article has been translated from English to Indonesian.

Pola On Neck adalah pola dua kandil yang terbentuk dari kandil turun yang tinggi, diikuti oleh kandil naik yang jauh lebih pendek yang mengalami gap turun pada saat pembukaan, tetapi kemudian ditutup pada atau mendekati penutupan kandil sebelumnya.

Pola ini disebut "On Neck" karena ketika dua harga penutupan sama (atau hampir sama) di kedua candle, pola ini membentuk garis horizontal yang dapat dilihat sebagai "garis leher" atau "leher".

Harga penutupan kedua lilin berada "di leher".

On Neck Pattern

Pola On Neck dianggap sebagai pola kelanjutan

Untuk mengidentifikasi pola On Neck, perhatikan kriteria berikut:

  • Tren turun harus sedang berlangsung.
  • Lilin hitam (bearish) yang tinggi harus muncul.
  • Lilin putih (bullish) yang lebih kecil harus mengikuti lilin hitam.
  • Penutupan lilin putih harus hampir sama dengan harga terendah lilin sebelumnya. Harga tersebut tidak boleh melebihi harga terendah lilin hitam.
  • Untuk mengonfirmasi pola On Neck, cari candle hitam pada hari ketiga, yang melanjutkan tren turun. Badan yang panjang menunjukkan kekuatan, begitu pula dengan jarak antara hari kedua dan ketiga.

Arti

Bearish menguasai pasar dan terus mendominasi dengan pola On Neck.

Lilin pertama bearish, melanjutkan tren turun, dan meskipun lilin berikutnya bullish, ia membuka dan menutup di bawah lilin pertama.

Pergerakan ini menunjukkan kelanjutan tren turun, sehingga Anda disarankan untuk terus mengikuti tren.