This article has been translated from English to Indonesian.

Gap adalah area pada grafik di mana harga pasangan mata uang bergerak secara tajam naik atau turun, dengan sedikit atau tanpa transaksi di antaranya.

Akibatnya, grafik batang atau candlestick menunjukkan "celah" dalam pola harga normal.

Celah cenderung terjadi secara tiba-tiba ketika nilai tukar yang diperkirakan antara dua mata uang berubah, akibat faktor fundamental atau teknis yang mendasarinya.

Gap Example

Celah memang muncul di pasar forex, tetapi jauh lebih jarang dibandingkan pasar lain karena mata uang diperdagangkan 24 jam sehari, lima hari seminggu.

Namun, gap dapat terjadi ketika data ekonomi dirilis yang mengejutkan pasar, atau ketika perdagangan dilanjutkan setelah akhir pekan atau liburan.

Meskipun pasar forex ditutup untuk perdagangan spekulatif selama akhir pekan, pasar tetap terbuka untuk bank sentral dan organisasi terkait.

Hal ini memungkinkan harga pembukaan pada Senin pagi berbeda dengan harga penutupan pada Jumat sebelumnya, yang mengakibatkan selisih harga.

Harga pembukaan Senin berbeda dengan harga penutupan Jumat. Perbedaan ini adalah gap.

Jika harga pembukaan Senin lebih tinggi dari harga penutupan Jumat, harga "gapped up".

Jika harga pembukaan Senin lebih rendah dari harga penutupan Jumat, harga "gapped down".

Jenis-Jenis Celah

Celah dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis:

  1. Common gaps hanya mewakili area di mana harga telah mengalami gap.
  2. Gap breakaway terjadi di akhir pola harga dan menandakan awal tren baru.
  3. Continuation gaps, juga dikenal sebagai runaway gaps, terjadi di tengah pola harga dan menandakan lonjakan pembeli atau penjual yang memiliki keyakinan bersama tentang arah harga di masa depan.
  4. Celah kelelahan terjadi dekat akhir pola harga dan menandakan upaya terakhir untuk mencapai level tertinggi atau terendah baru.