This article has been translated from English to Indonesian.

Indeks Keyakinan Konsumen AS (CCI) mengukur tingkat optimisme yang dirasakan konsumen terhadap kondisi ekonomi suatu negara secara keseluruhan, serta situasi keuangan pribadi mereka.

Survei CCI dilakukan setiap bulan dan mencakup sekitar 50 pertanyaan yang memantau berbagai aspek sikap konsumen terhadap kondisi bisnis saat ini dan masa depan, kondisi tenaga kerja saat ini dan masa depan, serta pendapatan keluarga total untuk enam bulan ke depan.

Laporan ini sangat dihargai oleh Fed dan dapat menjadi faktor kunci dalam menentukan kebijakan moneter AS.

Survei terhadap 5.000 konsumen yang menanyakan pendapat mereka tentang perekonomian saat ini dan pola pengeluaran mereka.

Mereka juga akan ditanya seberapa yakin mereka tentang membeli barang-barang konsumen yang mahal. Laporan ini dibagi menjadi bagaimana perasaan orang saat ini dan ekspektasi mereka untuk beberapa bulan ke depan.

Cara Membacanya:

Tingkat netral berada di kisaran 100.

Angka di bawah 75 umumnya menunjukkan kondisi lemah, sementara angka di atas 125 menunjukkan kondisi kuat.

Tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi akan mendorong pertumbuhan ekonomi, sedangkan tingkat kepercayaan yang rendah dapat menyebabkan penurunan ekonomi.

Penurunan tajam dalam kepercayaan dapat menandakan bahwa ekonomi sedang melemah, tetapi korelasi antara angka pengeluaran dan kepercayaan tidak terlalu kuat.

Hanya perubahan indeks setidaknya lima poin yang dianggap signifikan.

Karena Conference Board menanyai kelompok orang yang sepenuhnya baru setiap bulan, indeks ini menunjukkan perilaku yang lebih fluktuatif dibandingkan dengan indeks University of Michigan yang menanyai banyak individu yang sama setiap bulan.

Mengapa hal ini penting?

Survei kepercayaan konsumen merupakan indikator kunci kesehatan ekonomi secara keseluruhan. Ketika orang merasa yakin tentang stabilitas penghasilan mereka, hal ini mempengaruhi aktivitas belanja dan menabung mereka.

Konsumen yang pesimis membuat investor di pasar AS khawatir. Hal ini meningkatkan kemungkinan penurunan suku bunga dan melemahnya ekonomi, yang keduanya merugikan nilai dolar.

Investor mungkin akan menjual dolar dan mencari imbal hasil yang lebih tinggi serta ekonomi yang lebih kuat di tempat lain.

Konsumen yang optimis dapat menaikkan suku bunga dan pasar saham kembali ke tingkat yang memberikan keuntungan lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia.

Hal ini akan menyebabkan peningkatan permintaan terhadap dolar AS.

Di mana menemukannya?

Conference Board adalah layanan berbasis langganan, dan sayangnya, datanya tidak muncul di kalender ekonomi BabyPips.com.

Cara terbaik untuk menemukannya adalah dengan mencari di Google dengan kata kunci “Consumer confidence”.

Latar Belakang

Indeks Keyakinan Konsumen mengukur bagaimana konsumen merasa tentang ekonomi, lapangan kerja, dan pengeluaran.

Konsumen yang bahagia lebih cenderung berbelanja, bepergian, dan menjaga perekonomian tetap kuat. Konsumen yang tidak puas menjadi lebih berhati-hati dalam pengeluaran, yang buruk bagi perekonomian.

Laporan ini kadang-kadang dapat membantu dalam memprediksi pergeseran mendadak dalam pola konsumsi. Dan karena pengeluaran konsumen menyumbang dua pertiga dari ekonomi, hal ini memberikan wawasan tentang arah ekonomi.

Sumber:

The Conference Board

Ketersediaan:

Diterbitkan pada pukul 10:00 pagi EST pada hari Selasa terakhir bulan yang disurvei.

Frekuensi:

Bulanan.

Revisi:

Revisi kecil dapat terjadi seiring dengan semakin banyaknya hasil survei yang dikumpulkan dan diproses.

Penambahan:

Indeks Keyakinan Konsumen, yang lebih umum disebut CCI atau Indeks Keyakinan Konsumen, adalah laporan bulanan yang diterbitkan oleh organisasi riset ekonomi independen bernama The Conference Board.

CCI didasarkan pada data statistik yang dikumpulkan dari lima ribu rumah tangga dan dianggap sebagai pengukuran yang akurat tentang bagaimana masyarakat umum memandang perekonomian Amerika Serikat untuk bulan tersebut dan bahkan melibatkan penghitungan jumlah iklan "membutuhkan tenaga kerja" di surat kabar lokal untuk menentukan seberapa ketat pasar kerja sebenarnya.

Pengukuran ini dianggap sangat indikatif terhadap komponen konsumsi dalam produk domestik bruto (PDB), dan Federal Reserve merujuk pada CCI saat mempertimbangkan perubahan suku bunga. CCI juga memiliki pengaruh terhadap harga di pasar saham.

Tingkat kepercayaan dasar CCI ditetapkan pada 100, sebagaimana diputuskan pada awal indeks pada tahun 1985. Conference Board dikenal akan mengumumkan resesi ekonomi setiap kali terjadi dua kuartal berturut-turut di mana tingkat kepercayaan turun di bawah 100.

Data yang terkandung dalam CCI bersifat tepat waktu dan dianggap sebagai prediktor pergerakan siklus bisnis. Namun, perlu diingat bahwa laporan ini hanyalah survei dan tidak ada rangkaian data aktual yang dapat digunakan sebagai sumber angka karena yang dikumpulkan hanyalah "rencana pengeluaran", bukan pengeluaran aktual dalam dolar, yang berarti bahwa CCI tidak dapat memprediksi masa depan.