This article has been translated from English to Indonesian.
Salah satu masalah paling umum yang dihadapi trader adalah belajar kapan dan bagaimana memotong kerugian dan mempertahankan posisi forex yang menguntungkan. Mari kita bahas yang terakhir hari ini.
Pernahkah Anda bertanya pada diri sendiri, “Haruskah saya mengambil keuntungan sekarang atau membiarkannya berjalan?” di tengah-tengah transaksi yang terbuka?
Mungkin ada saat-saat ketika mengambil keuntungan lebih awal terbukti menjadi keputusan yang lebih baik. Tapi saya yakin ada juga saat-saat ketika Anda menyesal karena menutup posisi terlalu dini.
Mengapa trader kesulitan mempertahankan posisi yang menguntungkan? Berikut tiga kemungkinan alasannya:
1. Mereka tidak memiliki target keuntungan yang jelas.
Tidak ada yang salah dengan menentukan target keuntungan saat perdagangan berlangsung. Hanya saja, jauh lebih mudah untuk mempertahankan perdagangan dengan target keuntungan yang JELAS karena lebih mudah menyelesaikan tugas dengan tujuan yang jelas.
2. Mereka memiliki toleransi risiko yang rendah.
Kurangnya selera risiko seorang trader juga dapat berkontribusi pada pengambilan keuntungan yang terlalu dini. Beberapa trader lebih suka memiliki rasa kepastian dan mengantongi keuntungan sebesar 100 USD daripada mempertaruhkan sebagian dari keuntungan yang belum direalisasi untuk mendapatkan 50 USD lagi.
3. Mereka tidak yakin dengan ide trading atau keterampilan trading mereka.
Mempertahankan perdagangan Anda hingga harga mencapai target keuntungan tidak hanya membutuhkan kesabaran yang tinggi, tetapi juga kepercayaan diri yang cukup besar.
Akan ada banyak ketidakpastian sepanjang perjalanan, yang berarti mempertahankan keyakinan pada ide trading Anda menjadi semakin menantang.
Hal ini tidak membantu karena saat Anda melihat potensi keuntungan Anda tumbuh, Anda akan semakin tergoda untuk mengunci keuntungan tersebut daripada mengambil risiko kehilangan keuntungan dengan membiarkan perdagangan Anda tetap terbuka.
Sebuah burung di tangan lebih berharga daripada dua burung di semak, begitulah kata pepatah.
Namun, lebih dari potensi kerugian dari keuntungan yang tidak terwujud, rasa frustrasi yang sering menyertai peluang yang terlewatkan inilah yang menghambat trader.
Sebagai trader, kita cenderung terlalu keras pada diri sendiri, terutama ketika keuntungan di atas kertas menguap begitu saja. Mungkin kita memotong keuntungan kita agar tidak menyalahkan diri sendiri jika kehilangan keuntungan yang belum direalisasikan.
Mungkin inilah sebabnya psikolog trading favorit saya, Dr. Brett Steenbarger, menyatakan bahwa dibutuhkan kepercayaan diri yang jauh lebih besar untuk mempertahankan trading yang menguntungkan saat situasinya menguntungkan Anda. Namun, bagaimana cara mencapai tingkat kepercayaan diri tersebut?
Percayalah pada diri sendiri.
Ya, sesederhana itu. Sayangnya, ini tidak semudah kedengarannya. Anda harus bisa sangat percaya pada ide trading Anda sehingga Anda tetap berpegang pada rencana dan mempertahankan trading Anda sampai mencapai target keuntungan yang telah direncanakan. Kita bisa berterima kasih kepada kcadelina untuk hal ini.
Dr. Steenbarger mengatakan bahwa membangun kepercayaan diri dapat dilakukan dengan dua cara:
1. Tanamkan pola pikir yang percaya diri
Ini adalah bagian di mana Anda mempersiapkan diri secara mental jika harga retrace dan keuntungan kertas Anda hilang.
Saat Anda melakukan perdagangan, misalnya, Anda menentukan area retracement yang mungkin terjadi dan menetapkan trailing stop Anda sesuai dengan itu.
Akan ada saat-saat ketika Anda terkena stop loss akibat fakeout atau koreksi yang berubah menjadi pembalikan. Jangan menyalahkan diri sendiri atas keuntungan yang hilang. Sebaliknya, ingatkan diri Anda bahwa Anda telah melakukan due diligence dan bahwa ada peluang lain yang dapat dimanfaatkan di lain waktu.
2. Bangun perubahan kecil
Dengan ini, Dr. Steenbarger bermaksud bahwa Anda harus melakukan sedikit hal yang benar pada satu waktu dan membangun upaya tersebut untuk mulai membuat perubahan yang lebih besar.
Misalnya, Anda dapat mencoba mengunci sebagian keuntungan Anda pada titik tertentu dan membiarkan sisanya terbuka, baik untuk mencapai target keuntungan atau stop loss Anda. Dengan cara ini, Anda dapat merealisasikan keuntungan dan pada saat yang sama menunjukkan kepercayaan diri dalam melihat perdagangan Anda sampai akhir.
Tidak setiap hari pasar bergerak sesuai keinginan Anda. Tapi ketika itu terjadi, bukankah Anda ingin memanfaatkannya sebaik mungkin?