This article has been translated from English to Indonesian.
Apakah Anda sudah puas mempelajari cara trading divergensi?
Mari kita ulas!
Divergensi adalah konsep populer dalam analisis teknikal yang menggambarkan ketika harga bergerak berlawanan arah dengan indikator teknikal.
Ada dua jenis divergensi:
- Divergensi reguler
- Divergensi tersembunyi
Setiap jenis divergensi akan mengandung bias bullish atau bias bearish.
Karena Anda semua telah belajar dengan giat dan tidak membolos, kami memutuskan untuk membantu Anda (karena kami baik hati) dengan memberikan Lembar Cheat Trading Divergensi untuk membantu Anda mengenali divergensi reguler dan tersembunyi dengan cepat.
Divergensi Reguler
Divergensi reguler menandakan kemungkinan pembalikan tren.
Divergensi Tersembunyi
Divergensi tersembunyi menandakan kemungkinan kelanjutan tren.
Meskipun divergensi dapat terjadi antara harga dan bagian data lainnya, divergensi paling sering digunakan dengan indikator teknikal, terutama dengan osilator momentum.
Contoh osilator momentum termasuk Indeks Saluran Komoditas(CCI), Indeks Kekuatan Relatif(RSI),Stochastic, dan Williams %R.
Wah!
Cukup banyak yang harus diingat, bukan?
Anda bisa mencatatnya di telapak tangan dan melihatnya kembali saat trading.
Namun, jika Anda seperti Eminem yang telapak tangannya berkeringat, lututnya lemas, dan lengannya terasa berat saat gugup, kami tidak menyarankan hal ini.
Anda cukup menandai halaman ini dan mengunjunginya kembali saat Anda mencampuradukkan posisi terendah yang lebih tinggi, tertinggi yang lebih rendah, terendah yang lebih rendah, dan tertinggi yang lebih tinggi.
Anda tidak ingin menebak-nebak saat melakukan transaksi, bukan?



