This article has been translated from English to Indonesian.

Dinar Sudan (SDD) adalah mata uang resmi Sudan, sebuah negara di Afrika Timur Laut, dari tahun 1992 hingga 2007.

Bank Sentral Sudan mengelola Dinar Sudan, yang bertugas menerbitkan dan mengelola pasokan uang negara.

Kode mata uang untuk Dinar Sudan adalah SDD, dan simbol yang umum digunakan adalah“LSd.”

Sejarah Dinar Sudan

Dinar Sudan menggantikan Pound Sudan (SDP) dengan nilai tukar 1 Dinar untuk 10 Pound pada tahun 1992.

Mata uang ini digunakan hingga tahun 2007 ketika Sudan memutuskan untuk memperkenalkan kembali Pound Sudan (SDG) berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian Perdamaian Komprehensif (CPA) yang mengakhiri perang saudara antara wilayah utara dan selatan Sudan.

Pound Sudan yang baru menggantikan Dinar Sudan dengan nilai tukar 1 Pound untuk 100 Dinar.

Denominasi dan Subdivisi

Dinar Sudan dibagi menjadi 100 unit yang lebih kecil yang disebut piastre atau qirsh.

Koin diterbitkan dalam denominasi 1, 2, 5, 10, 20, dan 50 piastre, serta 1 Dinar.

Uang kertas tersedia dalam denominasi 2, 5, 10, 20, 50, 100, 200, 500, dan 1.000 Dinar.

Desain pada koin dan uang kertas Sudan sering menampilkan simbol-simbol budaya, tokoh sejarah, dan landmark negara, mencerminkan warisan dan sejarah kaya bangsa tersebut.

Tingkat Tukar dan Ekonomi

Saat Dinar Sudan masih beredar, nilai tukarnya dapat berfluktuasi berdasarkan berbagai faktor, seperti kinerja ekonomi negara, inflasi, serta penawaran dan permintaan mata uang di pasar internasional.

Sejak Dinar digantikan oleh Pound Sudan (SDG), nilai tukar Dinar tidak lagi berlaku.

Ekonomi Sudan sangat bergantung pada pertanian dan produksi minyak. Namun, hal ini telah terdampak negatif oleh konflik, ketidakstabilan politik, dan sanksi internasional, yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan negara.

Ringkasan

Dinar Sudan adalah mata uang resmi Sudan dari tahun 1992 hingga 2007, dikelola oleh Bank Sentral Sudan.

Mata uang ini menggantikan Pound Sudan pada tahun 1992 dan kemudian digantikan kembali oleh Pound Sudan pada tahun 2007.

Mata uang ini dibagi menjadi 100 piastre, dengan koin dan uang kertas diterbitkan dalam berbagai denominasi.

Ekonomi Sudan terutama bergantung pada pertanian dan produksi minyak, namun menghadapi tantangan akibat konflik, ketidakstabilan politik, dan sanksi internasional.