This article has been translated from English to Indonesian.
Perdagangan sosial merujuk pada fenomena populer di mana para trader berinteraksi dengan trader lain saat mengambil keputusan perdagangan.
Social trading menggabungkan aspek media sosial dengan perdagangan online real-time di pasar keuangan.
Trading sosial mencakup berbagai bentuk, mulai dari trader yang menggunakan platform media sosial yang dimodifikasi untuk mendiskusikan transaksi dan strategi mereka, hingga secara harfiah meniru transaksi atau portofolio trader lain.
Itulah mengapa "perdagangan sosial" merupakan istilah umum yang mencakup strategi perdagangan salin dan cermin.
Trader "menyalin" atau "mencerminkan" apa yang dilakukan trader lain.
Pialang seringkali memungkinkan trader berpengalaman (sering disebut "pemimpin") untuk memungkinkan trader pemula (disebut "pengikut") menyalin strategi trading mereka dan mendapatkan persentase dari keuntungan trader yang menyalin.
Mengingat popularitas trading sosial yang meningkat dan efektivitasnya dalam membantu broker meningkatkan volume trading di kalangan pelanggan mereka, beberapa broker forex bahkan telah mengubah merek mereka menjadi "broker trading sosial" atau "platform trading sosial".