This article has been translated from English to Indonesian.
Shooting Star adalah pola kandil tunggal yang ditemukan dalam tren naik.
Candlestick ini dapat menandai puncak (tetapi sering diuji ulang).
Shooting Star terbentuk ketika harga dibuka lebih tinggi, diperdagangkan jauh lebih tinggi, kemudian ditutup mendekati harga pembukaannya.
Candlestick pembalikan bearish ini mirip dengan Inverted Hammer, tetapi bersifat bearish.
Pola Shooting Star terbentuk oleh satu candlestick dengan tubuh pendek, bayangan bawah yang sedikit atau tidak ada, dan bayangan atas yang sangat panjang.
Untuk mengidentifikasi candlestick Shooting Star, perhatikan kriteria berikut:
- Shooting Star tidak akan terjadi di akhir tren turun.
- Candlestick harus muncul setelah tren naik. Sebagai "Shooting Star", masuk akal jika sinyal muncul tinggi setelah harga naik sangat tinggi.
- Candlestick harus memiliki tubuh pendek.
- Bayangan bawah tidak boleh ada atau sangat kecil.
- Bayangan atas (yang menunjukkan sejauh mana pergerakan harga) harus tinggi, setidaknya dua kali panjang tubuh.
- Bayangan atas yang panjang memberi nama candlestick ini karena, bila digabungkan dengan tubuh kecil dan lokasinya setelah tren naik, candlestick ini menyerupai bintang jatuh.
Cara Bertransaksi Pola Shooting Star
Shooting Star adalah sinyal pembalikan bearish, yang berarti harga telah mencapai puncak tren naik saat ini dan akan segera turun.
Selama lilin-lilin sebelumnya, bulls mengendalikan pasar, mendorong harga naik dan membentuk tren naik yang sudah mapan.
Namun, selama sesi saat ini, bulls terus mendorong setelah pasar dibuka, tetapi kemudian bears mengambil alih. Harga didorong kembali ke bawah dan ditutup dekat titik awalnya. Bulls telah kehilangan kendali.
Untuk menginterpretasikan pembentukan candlestick dengan lebih baik, perhatikan karakteristik berikut:
- Jika ada celah antara tubuh periode sebelumnya dan periode ini, kemungkinan terjadinya pembalikan yang kuat tinggi.
- Warna tubuh tidak penting, tetapi tubuh hitam menunjukkan bias bearish.
- Semakin panjang bayangan atas, semakin tinggi potensi pembalikan.
