This article has been translated from English to Indonesian.
Sentimen, atau sentimen pasar, merujuk pada perasaan yang sangat subjektif tentang kondisi pasar.
Sentimen pasar mencerminkan suasana hati pasar keuangan dan perasaan umum di kalangan para trader, baik yang berdagang di pasar forex, pasar saham, pasar obligasi, pasar kripto, atau pasar lainnya.
Jika Anda adalah trader jangka pendek, sangat disarankan untuk selalu mengikuti bagaimana pasar sedang merasa.
Sentimen pasar, yang sering kali merespons berita, dapat memainkan peran besar dalam menentukan pergerakan harga mata uang.
Pikiran dan pendapat setiap trader, yang diekspresikan melalui posisi yang mereka ambil, membantu membentuk sentimen pasar secara keseluruhan, terlepas dari informasi apa pun yang tersedia.
Memahami sentimen memungkinkan Anda menilai apakah pasar merasa optimis atau pesimis tentang masa depan harga suatu aset, seperti mata uang.
Namun pada akhirnya, sentimen tercermin dalam pergerakan harga.
Sentimenlah yang menciptakan pasokan (penjualan) atau permintaan (pembelian) untuk suatu mata uang.
Jika trader percaya bahwa suatu mata uang akan bergerak ke arah tertentu, mereka akan bertransaksi sesuai dengan keyakinan tersebut dan mungkin meyakinkan orang lain untuk mengikuti, sehingga meningkatkan atau mengurangi permintaan.
Sentimen pasar dianggap bullish ketika harga naik dan bearish ketika harga turun.
Menganalisis sentimen pasar dapat menjadi tantangan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Hal ini dapat mencakup informasi yang diperoleh dari analisis fundamental (FA) dan indikator analisis teknis (TA). Berita terbaru juga dapat berperan dalam proses tersebut.
Meskipun keduanya terkait erat, perlu dicatat bahwa sentimen pasar dan analisis fundamental adalah hal yang berbeda.
Sementara sentimen berkaitan dengan psikologi dan emosi, analisis fundamental adalah cara untuk melihat pasar forex dengan menganalisis kekuatan ekonomi, sosial, dan politik yang dapat memengaruhi harga mata uang.
Analisis fundamental membentuk sentimen. Sementara analisis sentimen menentukan apakah pasar bullish atau bearish terhadap prospek fundamental saat ini atau di masa depan.
Salah satu hal terpenting bagi trader adalah mengidentifikasi alasan sebenarnya mengapa pasar bergerak dengan cara tertentu.
Faktor fundamental mendasar menjelaskan mengapa sesuatu bergerak dengan cara tertentu dalam jangka menengah hingga panjang. Sentimen menjelaskan mengapa hal-hal bergerak dalam jangka pendek.
Banyak trader menganggap sentimen pasar sebagai indikator yang baik untuk pergerakan harga jangka pendek dan menengah.
Namun, Anda tidak pernah benar-benar tahu dengan kepastian 100% kapan sentimen akan berubah atau berakhir.
Sama seperti mood individu, sentimen di pasar valuta asing (FX) dan pasar keuangan secara keseluruhan dapat berubah dengan cepat dan karena berbagai alasan.
Sentimen dapat bertahan mulai dari beberapa detik hingga beberapa bulan, tergantung pada seberapa kuat sentimen tersebut.
Jika Anda adalah trader jangka pendek, mengidentifikasi sentimen yang dominan harus menjadi prioritas.
Mengapa? Karena perubahan sentimen pasar dapat memiliki dampak yang sangat signifikan pada transaksi yang Anda miliki pada waktu tertentu.
Keserakahan dan Ketakutan
Sentimen pasar dapat dilihat sebagai hasil dari dua emosi utama yang menggerakkan pasar keuangan: keserakahan dan ketakutan.
Perasaan dominan di pasar biasanya menentukan sentimen pasar secara keseluruhan.
Sebagian besar trader terbiasa mengikuti arah umum pergerakan harga, tetapi pada akhirnya, pergerakan harga bullish atau bearish akan mencapai puncaknya.
Memahami kapan puncak tersebut tiba sangat penting untuk menghindari membeli di puncak (karena keserakahan atau FOMO) atau menjual di dasar (karena ketakutan atau FUD).
Secara umum, ketika sentimen pasar terlalu optimis (bullish) atau pesimis (bearish), pasar cenderung berbalik arah dan mulai bergerak ke arah yang berlawanan.
Dengan kata lain, pasar cenderung naik ketika mayoritas trader bearish, dan turun ketika sentimen keseluruhan lebih bullish daripada yang dapat dianggap normal.
Digunakan dengan cara ini, sentimen berfungsi sebagai indikator kontrarian.
Sentimen pasar adalah salah satu hal yang dicari olehtrader kontrarian.
Jika kebanyakan orang bullish, mereka akan mempertimbangkan untuk menjual atau melakukan short selling. Namun, jika sentimen terlalu bearish, mereka akan mempertimbangkan untuk membeli atau melakukan long position.