This article has been translated from English to Indonesian.

Pola Piercing Line terdiri dari dua candlestick, yang mengindikasikan potensi pembalikan bullish.

Pola candlestick ini kemungkinan dinamakan "piercing" karena cara penutupan lilin putih "menembus" titik tengah lilin hitam sebelumnya.

Pola Piercing Line melibatkan dua candlestick, dengan candlestick kedua dibuka lebih rendah (atau gap turun) daripada candlestick sebelumnya.

Hal ini diikuti oleh pembeli yang mendorong harga naik untuk menutup di atas 50% dari tubuh lilin pertama.

Piercing Line

Pola ini merupakan tanda peringatan bagi penjual karena pembalikan ke atas mungkin akan segera terjadi.

Kriteria Pengenalan

Untuk mengidentifikasi pola Piercing Line, perhatikan kriteria berikut:

  1. Harus ada tren turun yang jelas dan dapat ditentukan
  2. Candlestick pertama (yang muncul di akhir tren turun) harus berupa candlestick bearish.
  3. Candlestick kedua harus berupa candle bullish.
  4. Candlestick kedua harus dibuka di bawah (gap down) candlestick hitam dan ditutup di atas titik tengah candlestick hitam.
  5. Jika Anda menandai garis melalui pusat vertikal candlestick hitam, candle putih harus ditutup di atasnya.

Arti

Ditunjukkan oleh lilin pertama, karena harga jelas dalam tren turun. Bearish menguasai pasar.

Pada lilin kedua, meskipun para penjual terus menekan harga turun di awal sesi, para pembeli masuk dan melawan.

Harga berbalik secara dramatis, berakhir dekat dengan level tertinggi sesi. Harga hampir (tetapi belum sepenuhnya) pulih dari penurunan harga pada lilin sebelumnya.

Untuk menganalisis pola Piercing Line tertentu, perhatikan hal berikut:

  • Semakin panjang kedua lilin, semakin kuat pembalikan arah.
  • Semakin besar selisih harga antara lilin hitam dan lilin putih, semakin kuat potensi pembalikan arah.
  • Semakin tinggi penutupan lilin putih di atas lilin hitam, semakin besar kemungkinan pembalikan.

Piercing Line adalah kebalikan dari pola Dark Cloud, yang merupakan pola pembalikan bearish yang muncul setelah tren naik sebagai peringatan akan "hari-hari hujan" di masa mendatang.