This article has been translated from English to Indonesian.

Pesanan terbuka mengacu pada pesanan beli atau jual yang masih belum terpenuhi.

Pesanan ini biasanya berlaku hingga dieksekusi atau dibatalkan oleh trader, atau dalam beberapa kasus, hingga penutupan sesi perdagangan.

Open order dapat tetap berlaku untuk jangka waktu yang lama, terutama jika bukan merupakan limit order (order untuk membeli atau menjual sekuritas pada harga tertentu atau lebih baik).

Ada berbagai jenis pesanan terbuka, termasuk:

  1. Market Order: Ini adalah pesanan untuk membeli atau menjual sekuritas pada harga pasar saat ini. Pesanan ini tetap menjadi pesanan terbuka sampai perdagangan dieksekusi.
  2. Limit Order: Limit order adalah instruksi untuk memperdagangkan sekuritas pada harga tertentu atau lebih baik. Misalnya, buy limit order hanya akan dieksekusi pada harga limit atau lebih rendah, sedangkan sell limit order hanya akan dieksekusi pada harga limit atau lebih tinggi.
  3. Stop Order (juga dikenal sebagai "stop-loss order"): Ini adalah perintah untuk membeli atau menjual saham setelah mencapai harga tertentu, yang dikenal sebagai harga stop. Ketika harga stop tercapai, stop order menjadi market order.

Open order adalah aspek penting dalam trading, karena memungkinkan Anda untuk menetapkan strategi trading dan kemudian menunggu pasar memenuhi kondisi Anda, daripada harus terus-menerus mengawasi pasar.

Namun, pesanan ini juga memerlukan pengelolaan yang cermat, karena kondisi pasar dapat berubah dengan cepat dan pesanan berpotensi terpenuhi pada waktu yang tidak terduga.