This article has been translated from English to Indonesian.
Perdagangan noise terjadi ketika seorang trader membuat keputusan untuk membeli atau menjual tanpa menggunakan data fundamental (seperti data ekonomi, keuangan, dan data kualitatif atau kuantitatif lainnya yang dapat memengaruhi nilai aset).
Trader noise umumnya memiliki timing yang buruk, mengikuti tren, dan bereaksi berlebihan terhadap berita baik maupun buruk di pasar.
Mereka juga dikenal sebagai trader yang tidak terinformasi.