This article has been translated from English to Indonesian.
Marubozu adalah candlestick Jepang yang panjang atau tinggi tanpa bayangan atas atau bawah (atau sumbu).
Pola candlestick ini hadir dalam bentuk bearish (merah atau hitam) dan bullish (hijau atau putih) dan mudah dikenali karena bentuknya yang panjang.
Pada dasarnya, candlestick ini terlihat seperti persegi panjang vertikal.
Untuk mengidentifikasi pola candlestick Marubozu, perhatikan kriteria berikut:
- Satu lilin yang terlibat dalam sinyal harus memiliki tubuh yang panjang.
- Tidak boleh ada bayangan atas atau bawah (atau sumbu).
- Lilin dapat berwarna putih/hijau atau hitam/merah, dan dapat muncul di mana saja pada grafik.
- Marubozu putih/hijau bergerak ke atas dan sangat bullish.
- Marubozu hitam/merah bergerak ke bawah dan sangat bearish.
- Semakin panjang lilin, semakin kuat pergerakan harga.
Marubozu bullish disebut Marubozu Putih dan Marubozu bearish disebut Marubozu Hitam.
Arti
Kata "marubozu" berarti "kepala botak" atau "kepala dicukur" dalam bahasa Jepang, dan hal ini tercermin dalam ketiadaan bayangan pada candlestick.
Saat Anda melihat candlestick Marubozu, tidak adanya bayangan menunjukkan bahwa sesi dibuka pada harga tertinggi dan ditutup pada harga terendah hari itu.
Dalam Marubozu bullish, pembeli mempertahankan kendali atas harga sepanjang sesi, dari pembukaan hingga penutupan.
Dalam Marubozu bearish, penjual mengendalikan harga dari pembukaan hingga penutupan.
Untuk menganalisis Marubozu tertentu dengan lebih baik, perhatikan hal-hal berikut:
- Jika Marubozu Putih terjadi di akhir tren naik, kemungkinan besar tren akan berlanjut.
- Jika Marubozu Putih terjadi di akhir tren turun, kemungkinan akan terjadi pembalikan.
- Jika Black Marubozu terjadi di akhir tren turun, kemungkinan akan terjadi kelanjutan.
- Jika Black Marubozu terjadi di akhir tren naik, kemungkinan akan terjadi pembalikan.
