This article has been translated from English to Indonesian.

Posisi intraday merujuk pada posisi dalam instrumen keuangan (seperti saham, obligasi, pasangan mata uang, atau kontrak berjangka) yang dibuka dan ditutup dalam satu hari perdagangan yang sama.

Strategi membuka dan menutup transaksi dalam satu hari yang sama dikenal sebagai day trading, dan diterapkan oleh para trader yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga jangka pendek di pasar.

Para trader ini, yang dikenal sebagai day trader, menggunakan teknik seperti analisis teknis dan leverage untuk menghasilkan keuntungan dari perubahan harga kecil pada saham, mata uang, atau instrumen keuangan lainnya yang sangat likuid.

Misalnya, mari kita pertimbangkan skenario yang melibatkan pasangan mata uang EUR/USD.

Jika seorang trader forex harian mengamati bahwa EUR kemungkinan akan menguat terhadap Dolar AS akibat peristiwa ekonomi atau berita pasar tertentu, mereka mungkin memutuskan untuk membuka posisi long pada EUR/USD pada pukul 09:00. Ini berarti mereka membeli EUR sambil menjual Dolar AS secara bersamaan, bertaruh bahwa nilai EUR akan naik dibandingkan Dolar.

Seiring berjalannya hari, misalkan Euro memang menguat terhadap Dolar AS seperti yang diperkirakan. Pada pukul 3:00 sore, trader memutuskan untuk menutup posisi long mereka pada EUR/USD, menjual Euro dan membeli kembali Dolar AS.

Perbedaan antara kurs tukar saat mereka awalnya membeli Euro dan kurs saat mereka menjualnya mewakili keuntungan (atau kerugian) mereka pada posisi intraday ini.

Contoh lain, seorang trader harian mungkin membeli 100 saham perusahaan pada pukul 10:00 pagi, bertaruh bahwa harga akan naik. Jika harga memang naik hingga level di mana trader percaya bahwa menjualnya akan menguntungkan, mereka mungkin menjual 100 saham tersebut pada pukul 2:00 siang, sehingga menutup posisi intraday.

Trading harian dan pengelolaan posisi intraday memerlukan perhatian yang cermat terhadap pergerakan pasar serta pemahaman yang mendalam tentang strategi trading dan risikonya.

Perlu juga diperhatikan bahwa biaya perdagangan, seperti biaya komisi dan implikasi pajak dari perdagangan jangka pendek, dapat secara signifikan mempengaruhi keuntungan perdagangan intraday.