This article has been translated from English to Indonesian.

Jenis dompet Bitcoin apa yang sebaiknya Anda gunakan?

Apakah Anda sebaiknya menggunakan hot wallet atau cold storage? Dompet seluler atau dompet perangkat keras?

Tergantung.

Dompet Bitcoin terbaik untuk Anda akan bergantung pada preferensi Anda di tiga dimensi:

  1. Kenyamanan
  2. Keamanan
  3. Kontrol

Tergantung pada preferensi Anda, ada trade-off. Anda tidak bisa memiliki semuanya.

Wallet Trade-Offs

Secara umum, hot wallet adalah yang paling nyaman tetapi paling tidak aman (karena kunci pribadi bersifat online dan berpotensi dicuri oleh peretas). Dan dompet dingin adalah yang paling aman tetapi paling tidak nyaman.

Kebanyakan hot dan cold wallet dapat berupa dompet kustodian atau non-kustodian, sehingga yang mana yang Anda pilih akan bergantung pada tingkat kontrol yang Anda inginkan.

Jika Anda mengutamakan kenyamanan, dompet mobile memungkinkan Anda untuk bertransaksi di mana saja, sedangkan dompet web dapat diakses dengan browser internet.

Jika Anda mengutamakan keamanan, sebaiknya hindari penggunaan dompet web. Dan tergantung pada tingkat keamanan yang Anda inginkan, ada beberapa opsi yang dapat dipilih.

Jika Anda menginginkan kontrol penuh, dompet otak, dompet kertas, atau dompet perangkat keras (seperti Ledger atau Trezor) mungkin akan menjadi pilihan terbaik.

Perlu diingat bahwa memiliki kontrol penuh tidak selalu berarti lebih aman.

Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan dompet kertas, yang memberikan Anda kendali penuh atas bitcoin Anda, tetapi jika Anda meninggalkan selembar kertas tergeletak begitu saja atau mengunggah fotonya ke Instagram, maka dompet ini tidak terlalu aman.

Pada bagan di bawah ini, Anda dapat melihat trade-off antara berbagai jenis dompet.

Sebagai contoh, menyimpan bitcoin Anda di cold storage non-kustodian memberikan opsi yang paling aman, paling terkontrol, tetapi paling tidak nyaman. Sementara hot wallet kustodian memberikan opsi yang paling nyaman, tetapi dengan kontrol dan keamanan yang paling rendah.

Hot vs. Cold Wallets by Custody

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah seberapa sering Anda akan menggunakan dana Anda. Misalnya, apakah bitcoin Anda digunakan untuk berdagang atau apakah Anda benar-benar HODLing?

Jika Anda berdagang bitcoin, Anda mungkin akan lebih sering mentransfer dana antara platform perdagangan dan dompet Anda dibandingkan dengan hanya HODLing.

Keamanan Kemudahan Penggunaan Frekuensi Transfer
Dompet Desktop Sedang Sedang Sedang
Dompet Seluler Sedang Sedang Tinggi
Dompet Web Rendah Tinggi Tinggi
Dompet Perangkat Keras Tinggi Rendah Rendah
Dompet Kertas Tinggi Rendah Rendah
Dompet Otak Sangat Tinggi Sangat Rendah Rendah

Penting bagi Anda untuk meneliti jenis dompet apa yang paling cocok untuk Anda.

Teliti pilihan yang tersedia untuk Anda, termasuk biaya dan keamanan.

Jenis Dompet Sedang Kustodian/Non-Kustodian Panas/Dingin
Seluler Perangkat Lunak Dapat berupa Panas
Web Perangkat Lunak Dapat berupa Panas
Desktop Perangkat Lunak Non-Penitipan Panas
Kertas Fisik Non-Penahanan Dingin
Perangkat Keras Fisik Non-Penahanan Dingin
Otak Memori Non-Tahanan Dingin

Memulai

Untuk mulai membiasakan diri Anda menggunakan dompet Bitcoin, saya sarankan untuk melakukan langkah-langkah berikut ini untuk pemula:

  1. Unduh dan instal dompet seluler non-kustodian (seperti Trust Wallet, Exodus, atau Coinbase Wallet).
  2. Pelajari cara mencadangkan dan memulihkan seed phrase Anda.
  3. Beli sejumlah kecil bitcoin di bursa terpusat (CEX).
  4. Bitcoin (pecahan) akan disimpan di dompet web yang dihosting oleh bursa kripto.
  5. Transfer dana dari dompet web ke dompet seluler non-kustodian Anda.

Pada pelajaran selanjutnya, sebelum saya membahas cara membeli bitcoin, saya akan menjelaskan beberapa fungsi dasar dompet: mengirim dan menerima.